Bengkel

6 Trik Merawat Mesin Diesel Efisien & Bandel

6 Trik Merawat Mesin Diesel Efisien & Bandel
6 Trik Merawat Mesin Diesel Efisien & Bandel

JADWALBALAP.COM, TANGERANG – Di tengah meningkatnya biaya operasional kendaraan, menjaga efisiensi mesin diesel menjadi perhatian bagi banyak pemilik kendaraan.

Selain pemilihan bahan bakar yang tepat, kondisi mesin juga memiliki peran penting dalam menjaga konsumsi bahan bakar, performa kendaraan, dan usia pakai komponen.

Hal tersebut menjadi salah satu topik yang dibahas dalam sesi talk show di booth Pertamina pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Melalui sesi edukasi ini, Pertamina mengajak pengunjung memahami pentingnya perawatan mesin diesel secara berkala agar kendaraan tetap bekerja optimal.

Mesin diesel modern memiliki berbagai komponen yang saling berkaitan untuk menghasilkan performa maksimal. Ketika salah satu komponen tidak bekerja dengan baik, proses pembakaran dapat terganggu sehingga berdampak pada efisiensi bahan bakar dan risiko kerusakan mesin.

“Perawatan berkala perlu dilihat sebagai investasi untuk menjaga efisiensi kendaraan diesel, dan bukan hanya dilakukan ketika muncul gejala kerusakan. Kondisi mesin yang terawat membantu menjaga pembakaran tetap optimal sehingga konsumsi bahan bakar lebih efisien dan umur pakai komponen mesin menjadi lebih panjang. Dengan begitu, pemilik kendaraan dapat menekan biaya operasional secara keseluruhan,” ujar Mulianto, Tim Brand Owner Pertamina Fastron dalam sesi talk show di booth Pertamina GIIAS 2026.

Berikut enam trik perawatan yang dapat dilakukan pemilik kendaraan diesel:

1.Ganti filter bahan bakar secara berkala

Filter bahan bakar berfungsi menyaring kotoran dan kontaminan sebelum bahan bakar masuk ke sistem injeksi. Filter yang kotor dapat menghambat suplai bahan bakar sehingga memengaruhi performa mesin dan efisiensi pembakaran.

Memastikan filter bahan bakar tetap dalam kondisi baik membantu sistem injeksi bekerja optimal dan menjaga performa kendaraan.

2.Gunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan

Mesin diesel memiliki karakteristik sistem pembakaran dan injeksi yang membutuhkan bahan bakar sesuai spesifikasi. Penggunaan bahan bakar yang tepat membantu menjaga proses pembakaran berlangsung optimal sekaligus melindungi komponen sistem injeksi yang bekerja pada tekanan tinggi.

3.Jangan tunda penggantian oli dan filter oli

Oli berfungsi melumasi, mendinginkan, serta melindungi komponen mesin dari gesekan dan keausan. Pada mesin diesel, oli juga membantu mengelola jelaga hasil pembakaran agar kebersihan mesin tetap terjaga.

Selain mengganti oli sesuai interval yang direkomendasikan, kondisi filter oli juga perlu diperhatikan karena berfungsi menyaring kotoran dan sedimen. Filter yang kotor dapat menghambat sirkulasi oli sehingga sistem pelumasan tidak bekerja optimal.

4.Bersihkan saluran injeksi dan ruang bakar

Seiring penggunaan kendaraan, endapan dapat terbentuk pada saluran injeksi dan ruang bakar sehingga dapat memengaruhi proses pembakaran.

Setelah kendaraan menempuh jarak sekitar 20.000 kilometer, pembersihan saluran injeksi dan ruang bakar atau purging disarankan untuk membantu menjaga performa mesin tetap optimal. Gunakan cairan pembersih yang aman dan tidak bersifat korosif.

5.Rawat turbocharger dan perhatikan kebiasaan idling

Turbocharger menjadi komponen penting pada mesin diesel modern karena membantu meningkatkan tenaga dan efisiensi kendaraan. Untuk menjaga kinerjanya, pemilik kendaraan disarankan melakukan idling selama sekitar 2–5 menit sebelum mematikan mesin, terutama setelah perjalanan panjang atau penggunaan dengan beban tinggi.

Kebiasaan ini membantu menjaga temperatur kerja turbocharger tetap stabil sehingga usia pakainya dapat lebih panjang.

6.Pastikan sistem pendingin mesin tetap optimal

Mesin diesel bekerja pada temperatur tinggi sehingga sistem pendingin harus selalu dalam kondisi baik. Pengurasan sistem pendingin dapat dilakukan setelah kendaraan menempuh sekitar 40.000 kilometer untuk membantu menjaga performa pendinginan.

Penggantian coolant secara berkala juga membantu mencegah risiko overheat yang dapat menyebabkan kerusakan komponen mesin. Selain melakukan enam trik perawatan tersebut, penggunaan oli dengan spesifikasi dan tingkat kekentalan sesuai rekomendasi pabrikan juga menjadi faktor penting dalam menjaga performa mesin diesel.

Salah satunya adalah Pertamina Fastron Diesel SAE 5W-30, oli fully synthetic dengan spesifikasi ACEA A5/B5 yang dirancang untuk memberikan perlindungan optimal pada mesin sekaligus mendukung efisiensi berkendara.

Melalui kehadiran di GIIAS 2026, Pertamina terus menghadirkan edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya perawatan kendaraan dan pemilihan produk yang sesuai kebutuhan mesin.

Dengan perawatan yang konsisten serta penggunaan pelumas yang tepat, kendaraan diesel dapat tetap memiliki performa optimal, konsumsi bahan bakar lebih efisien, dan risiko biaya perbaikan dapat ditekan.fey