Bengkel

Oli X-TEN Dipakai 5.476 Km, Benarkah Mesin Tetap Bersih?

Oli X-TEN Dipakai 5.476 Km, Benarkah Mesin Tetap Bersih

JADWALBALAP.COM, JAKARTA –  Seberapa jauh oli motor mampu menjaga kondisi mesin tetap bersih setelah digunakan ribuan kilometer? Pertanyaan ini menarik untuk melihat performa oli X-TEN yang mengandalkan teknologi Ester dan Double Ester.

Dalam sebuah evaluasi penggunaan X-TEN pada dua unit Honda BeAT New, salah satu motor tercatat menempuh jarak 5.476 kilometer selama 63 hari, sedangkan unit lainnya mencapai 4.288 kilometer dalam 77 hari.

Setelah digunakan ribuan kilometer, pemeriksaan visual mencatat area blok head dan cover head kedua motor masih dalam kondisi bersih. Lantas, apakah hasil tersebut bisa menjadi bukti bahwa X-TEN mampu menjaga kebersihan mesin?

Faisal, Mekanik Planet Ban, mengatakan pemilihan oli seharusnya tidak hanya berdasarkan merek motor. Menurutnya, hal utama yang perlu diperhatikan adalah jenis motor dan spesifikasi pelumas yang sesuai.

“Banyak konsumen datang dengan pertanyaan, oli apa yang cocok untuk motornya. Kami mulai dari jenis motor dan spesifikasinya, bukan dari mereknya. Kalau kebutuhan kendaraannya sesuai, XTEN bisa menjadi pilihan untuk matic, bebek, maupun motor kopling, dan penggantiannya bisa langsung dilakukan di Planet Ban,” ujar Faisal.

X-TEN sendiri memiliki sejumlah varian yang ditujukan untuk kebutuhan motor berbeda. Untuk motor matic, misalnya, tersedia X-TEN 10W-30 API SL JASO MB dalam kemasan 0,65 liter dengan harga yang saat ini tercantum Rp62.000, serta kemasan 0,8 liter seharga Rp72.000.

Ada pula X-TEN 10W-40 API SL JASO MB Matic 0,8 liter seharga Rp72.000 dan X-TEN 10W-40 JASO MB Super Matic 1 liter seharga Rp97.000.

Bagi pengguna yang mencari varian dengan teknologi Double Ester, Planet Ban mencantumkan X-TEN Double Ester 10W-30 Matic 0,8 liter seharga Rp113.000, sedangkan Double Ester 10W-40 Matic 0,9 liter berada di harga Rp122.000. Harga tersebut merupakan harga yang tampil di katalog Planet Ban dan dapat berubah mengikuti promo.

Untuk motor bebek, tersedia X-TEN 20W-50 API SG JASO MA 0,8 liter dengan harga Rp59.000 dan X-TEN 10W-40 API SL JASO MA 0,8 liter seharga Rp72.000. Sementara untuk motor sport, tersedia X-TEN 10W-40 API SL JASO MA 1 liter seharga Rp96.000.

Di kelas yang lebih tinggi, ada X-TEN Double Ester Premium Sport 10W-40 API SN JASO MA2. Varian 1 liter saat ini tercantum Rp136.000, sedangkan kemasan 0,2 liter Rp39.000.

Pilihan tersebut menunjukkan bahwa X-TEN tidak hanya bermain di oli matic. Konsumen bisa memilih berdasarkan jenis motor, SAE dan klasifikasi JASO yang dibutuhkan.

Oli X-TEN Dipakai 5.476 Km, Benarkah Mesin Tetap Bersih

Karena itu, harga sebaiknya tidak menjadi satu-satunya pertimbangan sebelum membeli. Spesifikasi oli tetap harus disesuaikan dengan rekomendasi motor.

Dalam lini produknya, Planet Ban menempatkan teknologi Ester sebagai salah satu pembeda X-TEN. Pada varian tertentu, teknologi tersebut diklaim memberikan lapisan film pelumas sekaligus membantu menjaga kebersihan mesin.

Untuk lini Ester, Planet Ban juga mencantumkan klaim waktu penggantian hingga dua kali lebih lama dibandingkan oli biasa.

Secara sederhana, lapisan film merupakan bagian penting dalam sistem pelumasan mesin. Oli berada di antara permukaan komponen yang bergerak untuk membantu mengurangi gesekan dan melindungi permukaan logam. Ester menjadi salah satu komponen formulasi yang dapat membantu karakteristik perlindungan tersebut.

Namun, teknologi Ester bukan berarti X-TEN menjadi satu-satunya oli yang mempunyai kemampuan membentuk film pelumas. Film pelumas merupakan bagian mendasar dari cara kerja oli mesin. Perbedaannya dapat berada pada formulasi, base oil, aditif, viskositas dan paket teknologi yang digunakan masing-masing produk.

Lalu bagaimana dengan hasil penggunaan sampai 5.476 km?

Dalam evaluasi tersebut, satu Honda BeAT New menempuh 4.288 km selama 77 hari, sementara unit lainnya mencapai 5.476 km selama 63 hari. Setelah pengujian, pemeriksaan visual mencatat area blok head dan cover head kedua motor masih dalam kondisi bersih.

Hasil ini cukup menarik untuk pengguna motor harian. Pasalnya, motor yang digunakan setiap hari menghadapi berbagai kondisi, mulai dari kemacetan, stop and go, perubahan putaran mesin hingga temperatur kerja yang tinggi.

Meski begitu, ada satu catatan penting. Kedua motor tersebut sudah menjalani proses pembersihan dan perbaikan sebelum pengujian dimulai. Dengan demikian, kondisi awal kedua motor bukan kondisi yang dibiarkan begitu saja sebelum menggunakan X-TEN.

Karena itu, kondisi komponen yang terlihat bersih setelah ribuan kilometer belum bisa diartikan bahwa seluruh kebersihan tersebut semata-mata merupakan efek X-TEN.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah istilah ruang bakar. Area blok head dan cover head yang diperiksa tidak otomatis dapat disamakan dengan ruang bakar tempat proses pembakaran terjadi.

Dengan demikian, hasil pengujian tersebut belum cukup untuk mengatakan bahwa X-TEN mampu menghilangkan kerak karbon di ruang bakar.

Oli X-TEN Dipakai 5.476 Km, Benarkah Mesin Tetap Bersih

Begitu pula jika ada anggapan bahwa penggunaan X-TEN selama 1.000 km otomatis membuat ruang bakar menjadi bersih, bahan pengujian yang tersedia belum memberikan data sebelum dan sesudah 1.000 km untuk membuktikan klaim tersebut.

Hasil penggunaan hingga 5.476 km juga tidak berarti semua motor bisa mengikuti jarak tersebut sebelum mengganti oli. Evaluasi ini dilakukan pada dua unit Honda BeAT dan bukan merupakan uji perbandingan langsung dengan merek oli lain.

Bahan evaluasi tersebut mencatat salah satu unit mencapai 5.476 km, tetapi angka tersebut bukan interval universal untuk seluruh motor. Kondisi kendaraan, pola pemakaian dan rekomendasi pabrikan tetap menjadi pertimbangan dalam menentukan waktu penggantian oli.

Jadi, apakah benar mesin tetap bersih setelah menggunakan X-TEN?

Berdasarkan evaluasi yang tersedia, dua Honda BeAT New yang menggunakan X-TEN menunjukkan kondisi blok head dan cover head yang masih tercatat bersih setelah menempuh 4.288 km dan 5.476 km. Ini menjadi gambaran menarik mengenai penggunaan X-TEN pada motor harian.

Namun, hasil tersebut sebaiknya dibaca secara proporsional. Dokumentasi ini merupakan hasil penggunaan pada unit yang diamati, bukan pengujian komparatif yang membuktikan X-TEN lebih baik daripada seluruh merek oli lainnya.

Bagi pemilik motor, cara paling aman tetap sederhana: pilih oli berdasarkan spesifikasi yang sesuai dengan mesin, perhatikan SAE, API dan JASO, kemudian ikuti rekomendasi penggantian pada buku manual.

Jadi, angka 5.476 km memang menarik. Tetapi yang lebih penting bukan mengejar angka tersebut, melainkan memastikan oli yang digunakan sesuai spesifikasi dan kondisi mesin tetap terjaga selama pemakaian.fey