Bengkel

Mobil Kesayangan Terpapar Abu Krakatau ? Jangan Panik, InI 6 Cara Ceknya

Mobil Kesayangan Terpapar Abu Krakatau Jangan Panik, InI 6 Cara Ceknya

JADWALBALAP.COM, JAKARTA – Jangan abaikan filter udara hingga kondisi kaca. Berikut tips dari Isuzu agar armada tetap optimal di tengah paparan abu vulkanik.

Hujan abu vulkanik tidak hanya mengganggu aktivitas di luar ruangan, tetapi juga dapat memberikan dampak terhadap kendaraan yang tetap beroperasi di wilayah terdampak.

Bagi pengguna kendaraan komersial, kondisi ini perlu mendapat perhatian lebih karena armada umumnya digunakan dengan intensitas tinggi untuk mendukung aktivitas bisnis.

Salah satu bagian kendaraan yang perlu diperhatikan adalah sistem pemasukan udara ke mesin. Partikel abu vulkanik yang sangat halus dapat membuat filter udara lebih cepat kotor dan berpotensi menghambat aliran udara menuju mesin.

Business Solution Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Anjar Rosjadi, mengingatkan pengguna kendaraan komersial untuk melakukan pengecekan setelah kendaraan digunakan atau terpapar abu vulkanik.

“Dalam kondisi hujan abu vulkanik seperti saat ini, pengguna kendaraan komersial perlu memberikan perhatian lebih terhadap kondisi kendaraan, terutama pada bagian yang berhubungan dengan sistem pemasukan udara ke mesin,” ujar Anjar.

Lantas, bagian apa saja yang perlu diperiksa? Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan.

1.Periksa filter udara mesin

Filter udara menjadi salah satu komponen yang perlu mendapat perhatian ketika kendaraan digunakan di lingkungan berdebu atau terkena abu vulkanik.

Partikel abu yang masuk ke sistem pemasukan udara dapat membuat filter lebih cepat kotor dan berpotensi menghambat aliran udara menuju mesin. Karena itu, pemeriksaan filter udara sebaiknya dilakukan setelah kendaraan beroperasi di wilayah yang terdampak.

Menurut Anjar, pemeriksaan ini semakin penting bagi kendaraan komersial yang memiliki intensitas penggunaan tinggi. “Abu vulkanik memiliki partikel yang sangat halus sehingga dapat membuat filter udara lebih cepat kotor,” jelasnya.

Jika kendaraan sering beroperasi di lingkungan dengan tingkat debu tinggi, pemeriksaan filter juga perlu dilakukan secara berkala sesuai rekomendasi perawatan kendaraan.

2.Pastikan saluran udara menuju mesin tetap rapat

Bukan hanya filter udara yang perlu diperiksa. Pipa dan hose pada saluran udara menuju mesin juga harus dipastikan berada dalam kondisi baik dan terpasang dengan kencang.

Sambungan yang kurang kencang atau kondisi saluran yang tidak baik dapat mengganggu sistem pemasukan udara. Hal ini perlu menjadi perhatian khusus pada kendaraan yang menggunakan turbocharger.

“Udara yang kotor dan membawa debu atau abu vulkanik perlu diantisipasi karena dapat meningkatkan beban kerja sistem penyaringan udara. Filter udara yang sudah kotor perlu diperiksa dan ditangani sesuai prosedur perawatan kendaraan,” kata Anjar.

Ia juga mengingatkan pengguna untuk memastikan pipa dan hose saluran udara menuju mesin memiliki kekencangan yang sesuai karena sistem pemasukan udara turut berperan dalam menjaga performa mesin, termasuk pada kendaraan yang dilengkapi turbocharger.

3.Jangan langsung mengelap kaca yang terkena abu

Selain komponen mesin, kaca kendaraan juga perlu mendapat perhatian. Abu vulkanik yang menempel pada kaca sebaiknya tidak langsung dilap menggunakan kain atau dibersihkan dengan wiper dalam kondisi kering.

Partikel abu bersifat abrasif sehingga gesekan saat membersihkan kaca dalam kondisi kering dapat meningkatkan risiko terjadinya goresan.

Anjar menyarankan agar kaca terlebih dahulu disiram menggunakan air mengalir untuk meluruhkan partikel abu yang menempel. Setelah kaca bersih dari abu, pencucian dapat dilanjutkan menggunakan sabun dan air bersih.

“Jika kaca terkena abu vulkanik, sebaiknya jangan langsung dibersihkan dengan cara dilap atau menggunakan wiper dalam kondisi kering. Siram terlebih dahulu dengan air mengalir untuk menghilangkan partikel abu yang menempel, kemudian cuci menggunakan sabun dan air bersih,” jelas Anjar.

Cara ini juga penting untuk menjaga visibilitas pengemudi, terutama bagi kendaraan komersial yang harus tetap beroperasi di wilayah terdampak.

4.Lakukan pemeriksaan setelah kendaraan terpapar abu

Jangan menunggu sampai muncul gangguan untuk melakukan pengecekan. Setelah kendaraan digunakan di wilayah yang banyak mengandung abu vulkanik, pemeriksaan sederhana dapat dilakukan untuk mengetahui kondisi filter udara dan saluran pemasukan udara.

Untuk kendaraan yang beroperasi secara intensif di wilayah terdampak, pemeriksaan berkala menjadi semakin penting.

Langkah ini dapat membantu memastikan sistem pemasukan udara tetap bekerja sesuai fungsinya dan kendaraan tetap siap digunakan untuk mendukung aktivitas operasional.

5.Segera ke bengkel jika paparan abu cukup berat

Apabila kendaraan terpapar abu vulkanik dalam jumlah cukup banyak atau digunakan secara intensif di wilayah terdampak, pemeriksaan di bengkel dapat menjadi pilihan.

Isuzu menyarankan pengguna untuk melakukan pemeriksaan di jaringan bengkel resmi maupun bengkel mitra. Teknisi dapat membantu memastikan kondisi sistem pemasukan udara dan komponen pendukung lainnya sebelum kendaraan kembali digunakan.

“Selain melakukan pengecekan secara mandiri, kami menyarankan pengguna kendaraan komersial untuk melakukan pemeriksaan di jaringan bengkel Isuzu apabila kendaraan terpapar abu vulkanik dalam jumlah cukup banyak atau digunakan secara intensif di wilayah terdampak,” ujar Anjar.

6.Manfaatkan Bengkel Terdekat

Bagi pengguna yang membutuhkan pemeriksaan kendaraan di lokasi, Isuzu juga menyediakan layanan Bengkel Isuzu Berjalan (BIB). Layanan ini dapat menjadi pilihan bagi pengguna kendaraan komersial yang membutuhkan pemeriksaan atau perawatan tanpa harus selalu membawa kendaraan ke bengkel.

“Isuzu juga menyediakan Bengkel Isuzu Berjalan (BIB) untuk memberikan kemudahan layanan perawatan kendaraan di lokasi, sehingga pengguna dapat tetap fokus menjalankan aktivitas bisnis,” tutur Anjar.

Dengan melakukan pemeriksaan secara rutin, memperhatikan sistem pemasukan udara, serta membersihkan bagian kendaraan yang terpapar abu dengan cara yang tepat, pengguna kendaraan komersial dapat membantu menjaga kondisi armada tetap optimal di tengah kondisi lingkungan yang menantang.

Untuk mengetahui lokasi bengkel resmi dan bengkel mitra Isuzu sekaligus melakukan booking service, pengguna juga dapat memanfaatkan aplikasi MyIsuzuID.fey