KomunitasModifikasi

Ngangon Bebek Honda Jadul Baik & Benar

Ngangon Bebek Honda Jadul Baik & Benar

JADWALBALAP.COM, JAKARTA – Jalanan ibukota menyajikan pemandangan yang tak biasa. Raungan halus mesin empat tak berkapasitas kecil berpadu dengan aroma nostalgia yang pekat pada Minggu, 13 September 2026.

Ratusan motor bebek jadul, yang mayoritas didominasi oleh klan legendaris Honda, tampak ‘menyerbu’ jalanan Jakarta. Bergerak dalam sebuah konvoi bertajuk Riding Gembira, rombongan kuda besi klasik ini memulai perjalanannya dari Taman Mataram, membelah aspal kota, menuju satu titik kumpul yang tak kalah bersejarah yakni PFN Heritage di Jalan Otista Raya, Jakarta Timur.

Kehadiran mereka bukan sekadar ajang kumpul biasa. Setelah rehat selama satu tahun, para penggemar motor bebek kembali disatukan dalam hajatan besar Indonesia Cub Meeting (ICM) 2026.

Digarap lewat kolaborasi antara NaikMotor dan Ngangon Bebek, tahun ini ICM mengusung tema besar ICONIC SERIES. Pemilihan PFN (Produksi Film Negara) Heritage sebagai venue terasa sangat puitis.

Gedung yang telah berdiri sejak 1934 dan menjadi saksi bisu pusat kegiatan perfilman di Indonesia ini menjadi kanvas yang sempurna untuk memajang karya seni otomotif lintas zaman.

Masuk ke area pameran, pengunjung seolah ditarik masuk ke dalam mesin waktu. Tema Iconic Series tidak sekadar memamerkan motor yang sudah direstorasi kinclong, melainkan membawa misi edukasi yang kuat.

Di sinilah sejarah industri sepeda motor Indonesia, khususnya segmen Cub atau bebek, diceritakan ulang. Pengunjung diajak melihat bagaimana Agen Pemegang Merek (APM) di masa lalu meracik strategi untuk mengambil ceruk pasar.

Hal ini divisualisasikan lewat jajaran motor bebek model khusus atau edisi terbatas yang dirilis dalam kurun waktu tertentu, lengkap dengan warna, grafis, dan striping ikonik pada masanya.

Ngangon Bebek Honda Jadul Baik & Benar

Tak hanya motor koleksi Japanese Domestic Market (JDM) yang mengundang decak kagum, ICM 2026 juga menghadirkan area Aspira Period Correct Moto Show.

Menariknya lagi, pameran ini memberikan panggung penghormatan bagi motor bebek pahlawan pekerja keras yakni kendaraan operasional instansi pemerintah dan swasta di masa lampau yang dulu sering berseliweran di jalanan.

Indonesia Cub Meeting bukan hanya milik para purist otomotif, tapi sudah menjelma menjadi ekosistem gaya hidup. Alvian Bimo Saputro dari Ngangon Bebek, sang pelaksana acara, meramu festival ini dengan sangat apik.

Menurut Alvian, di acara ini pengunjung tidak cuma melihat display motor Iconic Series, tetapi juga ada tanding pingpong antarkomunitas, penghargaan untuk Best Dress, Best Couple, hingga apresiasi bagi peserta yang datang dari titik terjauh.

Suasana di PFN Heritage kian hidup dengan dentuman musik DJ yang mengiringi pengunjung berburu harta karun di booth spare part dan apparel.

UMKM makanan dan minuman sibuk melayani peserta yang bernostalgia. Di sudut lain, para artisan unjuk gigi memamerkan keahlian seni pinstripe hingga pembuatan tato, menambah kental aroma kultur kustom di acara ini.

Ngangon Bebek Honda Jadul Baik & Benar

Dukungan ekosistem juga mengalir deras dari berbagai pihak. Mulai dari instansi pemerintah seperti Kementerian Pariwisata, ekosistem pameran otomotif raksasa IIMS, Wahana Honda, produsen suku cadang, hingga deretan jenama gaya hidup skena otomotif papan atas seperti Bulls Syndicate, Lawless Jakarta, Rawtype Riot, dan Elders Company turut ambil bagian.

Sebagai puncak perayaan berkumpulnya anak bebek ini, sebuah grand prize disiapkan untuk diundi bagi pembeli merchandise resmi.

Sebuah hadiah yang tak main-main, yaitu satu unit motor modifikasi berbasis Honda Astrea Grand yang disulap bergaya Cross Cub JDM hasil sentuhan bengkel ternama Katros Garage.

Terbuka untuk umum dan hanya bermodalkan biaya parkir kendaraan, Indonesia Cub Meeting 2026 berhasil membuktikan satu hal bahwa tren boleh datang dan pergi silih berganti, namun motor bebek jadul akan selalu memiliki ruang khusus di hati masyarakat Indonesia.

Mereka tidak pernah benar-benar pergi, mereka hanya menunggu waktu yang tepat untuk kembali ‘menyerbu’ jalanan ibukota.fey