Bengkel

4 Tips Mudik Nyaman Pakai Mobil Listrik

4 Tips Mudik Nyaman Pakai Mobil Listrik
4 Tips Mudik Nyaman Pakai Mobil Listrik

JADWALBALAP.COM, JAKARTA – Musim mudik Lebaran selalu menjadi momen penting bagi jutaan keluarga Indonesia untuk pulang ke kampung halaman. Di tengah meningkatnya minat terhadap kendaraan elektrifikasi, mobil listrik (EV) maupun plug-in hybrid (PHEV) kini semakin dilirik sebagai pilihan transportasi jarak jauh yang lebih efisien, praktis, dan nyaman.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, sekitar 143,9 juta perjalanan diproyeksikan terjadi selama periode Lebaran tahun ini. Mobil pribadi masih menjadi moda transportasi dominan dengan porsi sekitar 52,68 persen.

Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik serta semakin luasnya jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai jalur mudik, tren penggunaan mobil elektrifikasi pun diperkirakan akan terus bertambah.

“Geely menghadirkan lineup yang siap mendukung setiap perjalanan mudik konsumen secara efisien dan sesuai dengan kebutuhan pemudik di berbagai rute. Sejak awal Maret 2026, kami sudah memulai program after sales berupa free general check-up, kami juga melihat semakin banyak pengguna yang datang ke bengkel resmi untuk mempersiapkan kendaraannya sebelum mudik,” ujar Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Director Geely Auto Indonesia.

Agar perjalanan mudik menggunakan kendaraan elektrifikasi berjalan lebih optimal, ada beberapa tips yang bisa diperhatikan sebelum dan selama perjalanan.

1.Rencanakan Rute dan Titik Pengisian Daya

Perencanaan rute menjadi langkah penting bagi pengguna kendaraan listrik, khususnya EV. Sebelum berangkat, pengemudi disarankan memetakan jalur perjalanan dan mengidentifikasi lokasi SPKLU di sepanjang rute mudik.

Dengan mengetahui titik pengisian daya, pengemudi dapat memperkirakan waktu berhenti untuk mengisi baterai sekaligus beristirahat, sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman.

Sebagai gambaran, beberapa mobil listrik saat ini sudah memiliki jarak tempuh yang cukup jauh untuk perjalanan antarkota. SUV listrik seperti Geely EX5 misalnya mampu menempuh hingga sekitar 495 km, sementara crossover listrik kompak seperti Geely EX2 memiliki jarak tempuh hingga 395 km.

Keduanya juga dilengkapi teknologi fast charging yang memungkinkan pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 30 menit, sehingga membantu mempersingkat waktu berhenti selama perjalanan.

2.Manfaatkan Fleksibilitas Kendaraan Plug-in Hybrid

Bagi pengguna kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), perjalanan mudik cenderung lebih fleksibel karena kendaraan menggabungkan tenaga listrik dan mesin bensin.

Kombinasi ini membuat kendaraan tetap efisien sekaligus mengurangi kekhawatiran terkait jarak tempuh, terutama untuk perjalanan jarak jauh antarprovinsi.

Sebagai contoh, SUV PHEV seperti Geely Starray EM-i dengan teknologi EM-i Super Hybrid mampu menawarkan jarak tempuh listrik murni hingga sekitar 105 km, dengan total jarak tempuh lebih dari 1.000 km dalam sekali pengisian daya dan bahan bakar.

Model ini juga dilengkapi tiga mode berkendara, yaitu:

-Pure EV Mode untuk penggunaan listrik sepenuhnya

-Hybrid Mode untuk efisiensi energi

-Power Mode untuk performa maksimal

Mode tersebut dapat disesuaikan dengan berbagai kondisi perjalanan mudik, seperti kemacetan di kota, jalan tol, maupun jalur menanjak.

3.Pastikan Kendaraan Dalam Kondisi Prima

Sebelum melakukan perjalanan jauh, pemilik kendaraan elektrifikasi juga disarankan melakukan pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh.

Beberapa komponen penting yang perlu dicek antara lain kondisi baterai, sistem pengisian daya, tekanan ban, sistem pengereman, serta fitur keselamatan kendaraan. Pemeriksaan ini dapat dilakukan di bengkel resmi agar kendaraan tetap dalam kondisi optimal selama perjalanan mudik.

4.Gunakan Gaya Berkendara yang Efisien

Selain kondisi kendaraan, gaya berkendara juga memengaruhi konsumsi energi pada mobil listrik. Pengemudi disarankan untuk menjaga kecepatan stabil, menghindari akselerasi mendadak, serta memanfaatkan fitur regenerative braking yang membantu mengisi ulang energi baterai saat kendaraan melambat.

Dengan gaya berkendara yang lebih halus dan efisien, jarak tempuh kendaraan dapat dimaksimalkan sehingga perjalanan mudik menjadi lebih nyaman.fey