Tinggal 3 Seri, Diva Ismayana Kejar Juara Nasional Motocross 2026

JADWALBALAP.COM, BEKASI – Debu beterbangan, lintasan semakin licin seiring matahari mulai condong ke barat, sementara duel demi duel di Sirkuit Grand Wisata, Bekasi, terus menyuguhkan tensi tinggi.
Putaran keempat Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross 2026 bukan hanya menjadi panggung adu kecepatan, tetapi juga menguji ketenangan, strategi, dan mental para pembalap hingga lap terakhir.
Di tengah persaingan yang berlangsung ketat sepanjang akhir pekan, Ducati MX Team Indonesia kembali menunjukkan konsistensinya. Setelah tampil kompetitif sejak sesi Qualifying dan Qualifying Race, tim berhasil menutup ronde keempat dengan hasil membanggakan.
Diva Ismayana keluar sebagai juara overall, sementara Hilman Maksum kembali mengamankan posisi ketiga overall. Hasil tersebut sekaligus semakin mengukuhkan posisi Diva di puncak klasemen sementara Kejurnas Motocross 2026 dengan tiga putaran tersisa menuju akhir musim.
Drama langsung tersaji sejak Race 1 dimulai. Diva Ismayana dan rival utamanya, Delvintor Alfarizi, silih berganti memimpin balapan dan menyajikan duel yang membuat penonton terus terpaku di sepanjang lintasan.
Memasuki pertengahan race, keduanya terlibat insiden yang menyebabkan mereka sama-sama terjatuh. Situasi tersebut dimanfaatkan Hilman Maksum yang berada di posisi ketiga untuk mengambil alih pimpinan balapan, sementara Diva harus kembali melanjutkan race dari posisi kelima.
Namun, insiden tersebut tidak menghentikan langkah Diva. Dengan tetap tenang, ia membangun kembali ritme balapnya, memangkas jarak sedikit demi sedikit, lalu menyalip para pembalap di depannya hingga kembali bergabung di rombongan terdepan.
Pada saat yang sama, Hilman juga harus bekerja keras menghadapi tekanan Farhan Hendro dalam perebutan posisi terdepan. Menjelang finis, Diva berhasil menyelesaikan comeback impresifnya dengan merebut kembali posisi pertama. Ia melintasi garis finis sebagai pemenang Race 1, disusul Farhan Hendro di posisi kedua dan Hilman Maksum yang melengkapi podium di posisi ketiga.
Memasuki Race 2, Diva kembali tampil agresif dengan mengamankan holeshot. Bersama Hilman Maksum, ia langsung berada di barisan depan, sementara Delvintor Alfarizi terus memberikan tekanan sejak lap-lap awal.
Ketika kondisi lintasan berubah semakin licin akibat balapan sore hari, Diva memilih pendekatan yang lebih matang. Setelah sempat bertarung memperebutkan posisi terdepan, ia memutuskan untuk bermain lebih aman demi menjaga peluang meraih poin maksimal secara keseluruhan.
Sementara itu, Hilman kembali menunjukkan konsistensinya. Meski terus mendapat tekanan dari Farhan Hendro, ia mampu mempertahankan posisi ketiga hingga bendera finis dikibarkan. Diva menutup Race 2 di posisi kedua, sedangkan Hilman kembali finis di posisi ketiga.
Kemenangan pada Race 1 dan finis kedua pada Race 2 mengantarkan Diva Ismayana mengumpulkan 47 poin dan dinobatkan sebagai Juara Overall Kejurnas Motocross 2026 Round 4.
Hilman Maksum mengoleksi 40 poin untuk mengamankan posisi ketiga overall, sekaligus melanjutkan tren konsistennya sepanjang musim. Hasil tersebut semakin memperbesar peluang Ducati MX Team Indonesia untuk terus bersaing dalam perebutan gelar juara nasional musim ini.
“Race 1 benar-benar menguras tenaga dan fokus. Setelah insiden, saya hanya berpikir untuk tetap tenang dan mengejar satu per satu rider di depan. Syukurlah saya bisa kembali ke posisi terdepan dan memenangkan race. Di Race 2 kondisi lintasan jauh lebih licin, jadi saya memilih bermain lebih cerdas dan tidak mengambil risiko yang tidak perlu. Hasil ini sangat penting untuk menjaga posisi saya di klasemen sementara,” ujar Diva Ismayana.
Hilman Maksum juga menilai akhir pekan di Bekasi menjadi modal positif untuk menghadapi putaran-putaran berikutnya. “Akhir pekan ini cukup positif. Saya bisa terus bersaing di barisan depan dan mendapatkan podium di Race 1 serta mempertahankan posisi di Race 2 meski mendapat tekanan sepanjang balapan. Masih ada beberapa hal yang perlu kami evaluasi, tetapi hasil ini menjadi motivasi untuk tampil lebih baik lagi pada putaran berikutnya,” kata Hilman.
Selain hasil di kelas utama, Ducati juga mencatat cerita menarik melalui debut Fikri Aziz asal Kuala Lumpur, Malaysia, yang untuk pertama kalinya mengendarai Ducati Desmo450 MX di kelas MX Executive A.
Meski baru menjalani debut bersama motor motocross terbaru Ducati tersebut, Fikri mampu beradaptasi dengan cepat dan tampil kompetitif sepanjang akhir pekan.
Ia berhasil meraih podium ketiga pada Race 1 sebelum finis di posisi keempat pada Race 2. Total 38 poin yang dikumpulkan menempatkannya di posisi keempat klasemen overall MX Executive A.
Bagi Fikri, pengalaman pertamanya bersama Ducati Desmo450 MX meninggalkan kesan yang sangat positif berkat karakter motor yang mudah dikendalikan, ringan, dan memiliki tenaga yang responsif.
“Ini adalah balapan pertama saya menggunakan Ducati Desmo450 MX, dan hasilnya benar-benar di luar ekspektasi. Adaptasinya terasa sangat cepat karena motornya mudah dikendalikan dan punya karakter yang membuat saya percaya diri untuk terus mendorong lebih keras. Saya senang bisa meraih podium di Race 1 dan finis kompetitif di Race 2. Semoga saya bisa kembali membalap dengan Ducati Desmo450 MX di kesempatan berikutnya,” tutup Fikri.fey

