IdolaNews

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Ini Rela Inden dan Menunggu Denza D9

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Ini Rela Inden dan Menungu Denza D9
H. Muhidin langsung memberikan uang muka sebesar Rp50 juta untuk inden Denza D9.

JADWALBALAP.COM, BANJARMASIN – Di tengah hiruk-pikuk pameran otomotif terbesar di Indonesia tahun 2024 (waktu itu di IIMS), sorotan tak hanya tertuju pada deretan kendaraan mewah dan teknologi terkini.

Di antara para pengunjung, sosok H. M. Muhidin, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan yang juga dikenal pernah menjabat sebagai Wali Kota Banjarmasin, tampak begitu terpukau di depan sebuah mobil listrik asal Tiongkok yang baru saja mencuri perhatian pasar global, Denza D9.

Langkah beliau saat itu begitu mantap. Ia mendekat ke mobil dengan gaya desain elegan, membuka pintu, dan duduk sebentar di dalam kabin. Tak butuh waktu lama untuk mengungkapkan ketertarikannya.

“Tertarik Denza karena bentuknya mewah dan bagus seperti Alphard, dan ini mobil listrik, pakai baterai,” ucapnya sambil tersenyum.

Tanpa ragu, di tempat yang sama, H. Muhidin langsung memberikan uang muka sebesar Rp50 juta. Keputusan itu diambil meski unit Denza D9 saat itu belum tersedia dan masih berstatus inden, dengan estimasi pengiriman baru akan dilakukan pada Januari 2025.

Beliau mengenangkan kali itu dan tak melihat itu sebagai kendala. Justru keyakinannya pada masa depan mobil listrik membuatnya yakin, ini adalah keputusan tepat.

Kini, setelah hampir satu tahun menanti, unit Denza D9 yang dinantikannya tiba juga di Banjarmasin.

Mobil tersebut langsung diantar ke kediaman pribadi H. Muhidin, menjadi bukti bahwa kesabaran dan kepercayaannya pada kendaraan listrik memang tak sia-sia.

Denza D9 bukanlah mobil biasa. Ini adalah MPV listrik premium buatan BYD, pabrikan asal Tiongkok yang awalnya dikenal sebagai produsen baterai dan kini menjelma menjadi raksasa industri mobil listrik dunia.

Mobil ini hadir dalam dua varian, yakni Battery Electric Vehicle (BEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Varian yang dipesan H. Muhidin adalah versi BEV, sepenuhnya listrik yang mampu menempuh jarak hingga 620 kilometer dalam satu kali pengisian daya.

Denza D9 juga sudah mendukung teknologi fast charging hingga 166 kW, yang memungkinkan pengisian baterai secara cepat dan efisien.

Fitur kenyamanannya pun sangat lengkap: desain eksterior yang futuristik dan elegan, interior lapang dengan konfigurasi captain seat, sistem hiburan canggih, dan kabin kedap suara yang menjadikan pengalaman berkendara semakin premium.

Tak heran jika mobil ini kerap dibandingkan dengan Toyota Alphard dari segi kenyamanan dan tampilan. Namun Denza D9 punya keunggulan lebih: bebas emisi, hening, dan dilengkapi teknologi terbaru dari dunia mobil listrik.

Bagi H. Muhidin, ketertarikannya pada mobil listrik bukan semata mengikuti tren, melainkan bagian dari komitmen pribadi untuk mendukung perubahan ke arah yang lebih berkelanjutan.

“Kita sebagai pemimpin daerah harus memberi contoh. Kendaraan listrik bukan cuma soal teknologi, tapi soal masa depan bumi kita,” tegasnya.

Langkah H. Muhidin bisa jadi akan menginspirasi banyak orang, termasuk kalangan pejabat dan masyarakat umum di Kalimantan Selatan, untuk mulai berani beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Kehadiran Denza D9 di Banjarmasin tak hanya menjadi kabar hangat di kalangan otomotif, tapi juga simbol dari sebuah komitmen terhadap perubahan.

Dan dalam diamnya mobil listrik yang kini terparkir di halaman rumah beliau, tersimpan pesan kuat: masa depan mobilitas sudah hadir—lebih bersih, lebih tenang, dan lebih bijak terhadap bumi.fey