Bengkel

8 Tanda-Tanda Busi Motor Mau Mati

8 Tanda-Tanda Busi Motor Mau Mati
8 Tanda-Tanda Busi Motor Mau Mati

JADWALBALAP.COM, JAKARTA – Pernah merasa motor tiba-tiba kurang bertenaga padahal gas sudah diputar penuh? Bisa jadi penyebabnya ada pada busi motor yang mulai bermasalah atau bahkan mati. Meski ukurannya kecil, busi punya peran penting dalam proses pembakaran mesin. Kalau kondisinya tidak optimal, performa motor pun ikut menurun.

“Busi bekerja dengan menghasilkan percikan listrik yang membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar. Jika busi bermasalah, maka proses pembakaran tidak akan berjalan optimal dan performa mesin akan langsung terpengaruh,” jelas Technical Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi.

Nah, supaya tidak terlambat mengganti busi, berikut 8 tanda-tanda busi motor mati yang wajib kamu ketahui!

1.Mesin Sulit Dinyalakan

Tanda paling umum adalah motor susah di-starter, terutama saat mesin dingin. Busi yang lemah tidak mampu menghasilkan percikan api dengan sempurna sehingga proses pembakaran terganggu.

2.Tarikan Motor Terasa Berat

Saat gas ditarik, motor terasa ngempos atau kurang responsif. Ini terjadi karena pembakaran di ruang mesin tidak maksimal akibat kondisi busi yang sudah aus.

3.Motor Brebet Saat Digunakan

Motor terasa tersendat-sendat ketika akselerasi. Gejala ini sering muncul saat busi mulai kotor atau sudah tidak bekerja dengan baik.

4.Konsumsi BBM Jadi Lebih Boros

Busi yang bermasalah membuat pembakaran tidak efisien. Akibatnya, mesin membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk menghasilkan tenaga yang sama.

5.Suara Mesin Kasar dan Tidak Stabil

Jika idle mesin terasa pincang, bergetar, atau terdengar kasar, bisa jadi busi mengalami misfire atau gagal memercikkan api secara konsisten.

6.Knalpot Mengeluarkan Letupan

Suara letupan kecil dari knalpot saat motor digas juga bisa menjadi tanda pembakaran tidak sempurna akibat busi mati atau lemah.

7.Ujung Busi Menghitam dan Berkerak

Saat diperiksa, busi terlihat kotor, penuh kerak karbon, atau bahkan berkarat. Kondisi ini menandakan busi sudah tidak bekerja optimal dan perlu diganti.

8.Tenaga Motor Menurun Drastis

Motor terasa kehilangan tenaga, terutama saat menanjak atau membawa beban. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa memengaruhi komponen mesin lainnya.

Selain mengenali tanda-tandanya, pemilik motor juga perlu mengetahui waktu ideal penggantian busi. Umumnya, busi disarankan diganti setiap 8.000 hingga 12.000 kilometer atau maksimal satu tahun pemakaian.

“Penggantian busi sebaiknya dilakukan di AHASS agar sesuai standar pabrikan. Servis di AHASS menjamin kualitas pengerjaan oleh mekanik tersertifikasi, penggunaan suku cadang asli (Honda Genuine Parts), dan perawatan standar pabrik yang menjaga garansi motor Anda,” tambah Wahyu Budhi.

Jadi, jangan tunggu motor mogok di jalan. Rutin cek dan ganti busi agar performa motor tetap prima, irit bahan bakar, dan nyaman digunakan setiap hari.fey