Balap

Tak Sekedar Pembaca Pacenote, Mayka Disiapkan Penerus Dinasti Sungkar

Tak Sekedar Pembaca Pacenote, Mayka Disiapkan Penerus Dinasti Sungkar

JADWALBALAP.COM, SEMARANG – Mata El Mayka Rifat Sungkar sibuk meneliti baris-baris catatan di tangannya. Di sebelah kirinya, sang ayah, pereli kawakan Rifat Sungkar, bersiap menekan pedal gas menyusuri lintasan tanah.

Di balik debu yang membumbung di Sirkuit POJ City Semarang awal November 2026 lalu, Mayka bukan sekadar pembaca panduan arah. Remaja ini tengah menancapkan tonggak awal dari sebuah misi besar: The Legend Continues.

Penutupan Kejurnas Sprint Rally 2026 mengukuhkan duet ayah-anak Team RS–Telkomsel 5G ini sebagai Juara Nasional Kelas R3 sekaligus Group R.

Catatan mereka luar biasa. Meski baru berlaga sejak putaran kedua, Mayka dan Rifat berhasil mendominasi podium tertinggi secara beruntun hingga seri pamungkas.

Namun, gelar juara nasional musim ini bukanlah tujuan akhir. Bagi Rifat, memposisikan Mayka di kursi navigator (co-driver) adalah investasi jangka panjang.

Faktor usia dan pembentukan karakter menjadi alasan utama mengapa Mayka diajak mencicipi atmosfer balap dari bangku samping terlebih dahulu.

Tak Sekedar Pembaca Pacenote, Mayka Disiapkan Penerus Dinasti Sungkar

Di kursi navigator, seorang pereli muda ditempa untuk memahami ritme balap, mengasah ketenangan di bawah tekanan kecepatan tinggi, serta menguasai seni komunikasi pacenote.

Naik-turun intonasi suara saat menyampaikan instruksi di dalam kokpit menjadi pelajaran krusial yang menentukan batas antara kecepatan dan keselamatan.

Menariknya, saat ditanya mengenai peluang beralih ke kursi kemudi (driver) untuk musim depan, Mayka tak terburu-buru. Ia memilih menikmati setiap proses belajar sebagai navigasi yang tangguh.

“Saya masih senang menjadi co-driver, dan masih banyak yang harus dipelajari,” ujar Mayka dengan rendah hati.

Langkah bertahap ini menjadi fondasi penting sebelum ia benar-benar memegang kendali kemudi di masa depan, termasuk proyeksi menembus ajang reli internasional.

Perjalanan Mayka sebagai penerus dinasti Sungkar di dunia motorsport baru saja dimulai, dan dari bangku sebelah kiri itulah sang calon bintang mengasah insting juaranya.fey