Balap

Ramalan Terbukti di Cremona, El Dablek Masuk 10 Besar World Supersport 2025

Ramalan Terbuktidi Cremona, El Dablek Masuk 10 Besar World Supersport 2025
Ramalan Terbuktidi Cremona, El Dablek Masuk 10 Besar World Supersport 2025

JADWALBALAP.COM, JAKARTA – Langit Cremona, Italia, belum sepenuhnya cerah saat suara motor-motor supersport menggelegar di lintasan. Namun, di balik helm dan racing suit biru Yamaha, ada satu semangat yang terus menyala: milik Aldi Satya Mahendra.

Di putaran keempat World Supersport 2025, pembalap muda asal Yogyakarta itu kembali membuktikan bahwa perjuangannya bukan sekadar menuntaskan lap, tapi menuliskan sejarah baru di panggung balap dunia.

Dikenal dengan julukan “El’ Dablek”, Aldi kembali mencatatkan hasil positif. Lewat perjuangan gigih sejak sesi superpole, ia berhasil mengamankan posisi start ke-12—terbaik sejauh ini dari empat seri yang telah dilaluinya bersama tim Yamaha BLU CRU Evan Bros.

Kepercayaan diri yang tumbuh dari pencapaian itu terbawa hingga ke dua balapan utama. Di race pertama, ia finis di posisi 9, dan di race kedua menempati peringkat 10.

Konsistensi ini bukan hanya soal angka, tapi juga tentang pembuktian bahwa Aldi bukan lagi sekadar rookie, tapi ancaman nyata di lintasan.

Kini dengan total 33 poin, Aldi naik ke posisi 11 klasemen sementara. Hanya selangkah lagi menuju target utamanya: menembus 10 besar dunia di musim perdananya.

Dan yang paling penting, ia melakukannya bukan dengan keberuntungan, tapi lewat kerja keras, ketenangan, dan kematangan dalam membaca tiap detik balapan.

Semakin paham karakter Yamaha R9 yang dikendarainya, Aldi terlihat jauh lebih mantap dalam mengatur strategi race dan menghadapi tekanan.

“Sebagai pemula di ajang dunia World Supersport dan juga menghadapi persaingan dengan lawan-lawan yang lebih berpengalaman, saya merasa sangat senang dengan pencapaian sejauh ini,” ujarnya usai balapan.

Kalimat itu bukan basa-basi. Bagi Aldi, kepercayaan diri adalah bahan bakar utama yang mendorongnya tetap full gaspol menghadapi tantangan berikutnya di sirkuit-sirkuit Eropa.

Perjalanan Aldi belum selesai. Masih ada delapan seri yang akan digelar hingga Oktober, dan peluang terbuka lebar untuk terus naik di papan klasemen.

Harapan bukan sekadar wacana, tapi hasil nyata dari ketekunan seorang rider muda Indonesia yang mulai mendapat tempat di ajang balap bergengsi dunia. Ia tak hanya membawa nama sendiri, tapi juga semangat dan mimpi banyak pembalap muda Tanah Air.

Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), tak ragu menunjukkan dukungannya.

“Dia memperlihatkan potensinya yang besar sebagai rider kelas dunia. Semakin banyak pengalaman diperolehnya dan mental kian terasah,” katanya, optimistis melihat perkembangan Aldi yang begitu cepat dan stabil.

Saat lampu start kembali menyala di seri-seri berikutnya, Aldi Satya Mahendra akan kembali menggeber motornya.fey

Bukan sekadar mengejar posisi, tapi menegaskan bahwa pembalap muda Indonesia bisa bersaing, percaya diri, dan menantang dunia. Dengan semangat El’ Dablek, Yamaha Semakin di Depan—dan Aldi terus melaju.fey