Arai Agaska Belum Raih Poin di World Supersport 300 2026, Ini 3 Penyebab Utamanya

JADWALBALAP.COM, ASSEN – Pembalap muda Indonesia, Arai Agaska, masih belum berhasil meraih poin dalam dua seri awal World Supersport 300 Championship 2026.
Meski menunjukkan perkembangan performa, ada beberapa faktor utama yang membuatnya belum mampu menembus zona 15 besar sebagai batas perolehan poin.
Penyebab pertama adalah proses adaptasi dengan motor Yamaha YZF-R7 yang masih berlangsung. Karakter motor ini berbeda dibandingkan dengan yang biasa digunakan Arai di level nasional, baik dari sisi tenaga, handling, hingga setelan teknis.
Perbedaan tersebut menuntut penyesuaian gaya balap dan ritme yang tidak bisa dilakukan secara instan, apalagi di tengah kompetisi kelas dunia yang sangat kompetitif.
Faktor kedua datang dari posisi start yang kurang menguntungkan, terutama pada seri kedua di TT Circuit Assen, Belanda. Arai harus memulai balapan dari posisi ke-34 atau grid terakhir, situasi yang membuatnya kesulitan menembus grup tengah sejak awal lomba. Dalam balapan yang sangat rapat seperti World Supersport 300, posisi start sangat menentukan peluang finis di zona poin.
Penyebab ketiga adalah ketatnya persaingan di level internasional. Banyak pembalap yang sudah memiliki pengalaman panjang di kejuaraan dunia, sementara Arai masih menjalani musim debutnya bersama tim ProGP NitiRacing. Adaptasi terhadap atmosfer balap, strategi, serta tekanan kompetisi menjadi tantangan tambahan yang harus dihadapi.
Meski belum meraih poin, Arai tetap menunjukkan progres yang cukup positif. Ia mampu finis di posisi ke-22 pada race pertama dan ke-27 pada race kedua di Assen.
Hasil ini menjadi indikasi bahwa proses adaptasi mulai berjalan dan performanya perlahan meningkat dari satu balapan ke balapan berikutnya.
“Saya masih perlu banyak belajar di World Sportbike ini, termasuk mengenali karakter Yamaha R7. Evaluasi dari dua seri ini diharapkan bisa membantu saya meraih poin ke depan,” ujar Arai Agaska.
Untuk meningkatkan performa dan menambah jam terbang, Arai dijadwalkan tampil di Mandalika Racing Series dengan turun di kelas National Supersport 600cc menggunakan Yamaha YZF-R6.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk menjaga feeling balap sekaligus meningkatkan kepercayaan diri menghadapi seri-seri berikutnya.
Dukungan juga datang dari PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing yang menilai musim ini sebagai fase penting dalam perkembangan karier Arai.
Adaptasi terhadap motor dan pengalaman bersaing di level dunia diyakini akan menjadi bekal penting untuk peningkatan performa ke depan.
Dengan enam seri tersisa di musim 2026, peluang Arai Agaska untuk meraih poin masih terbuka. Konsistensi, peningkatan posisi start, serta hasil evaluasi dari setiap balapan akan menjadi faktor penentu apakah ia mampu menembus posisi 15 besar dan mulai mengumpulkan poin di ajang World Supersport 300 tahun ini.fey

