Tavullia Merekam Cerita Asyik 5 Pembalap Muda Indonesia Berlatih Bersama Rossi

JADWALBALAP.COM, JAKARTA – Tavullia, kota kecil di jantung Italia yang tenang, selama tiga hari terakhir menjadi tempat pembuktian bagi lima pembalap muda asal Indonesia.
Mereka bukan sekadar datang untuk berlatih—mereka datang untuk belajar langsung di tempat lahirnya legenda, bersama VR46 Riders Academy milik Valentino Rossi.
Di sinilah mimpi mereka diuji. Hari pertama, mereka membuka sesi di Misanino Circuit—sirkuit kecil namun teknis, tempat mereka menyerap dasar-dasar penting dari tim pelatih VR46. Di sela sesi latihan, canda dan tawa sesama peserta mencairkan ketegangan.
Salah satu peserta, Decksa Almer Alfarezel, tak bisa menyembunyikan semangatnya. “Latihannya berat, tapi seru banget. Bisa belajar dari tim Valentino Rossi, rasanya seperti mimpi,” ujarnya sambil tersenyum lebar.
Kehadiran pembalap VR46 Racing Team, Franco Morbidelli, di hari pertama makin menyulut antusiasme. Ia menyapa dan memberi semangat langsung kepada para peserta.
“Saya senang melihat semangat mereka. Indonesia punya talenta besar. Dengan latihan dan mental yang tepat, mereka bisa sampai ke level tertinggi,” katanya setelah sesi latihan.
Hari kedua membawa tantangan baru di Misano World Circuit. Di sirkuit yang biasa digunakan MotoGP, kelima pembalap muda ini diajak mengenal ritme sirkuit dunia.
Mereka juga kembali ke Moto Ranch untuk melanjutkan sesi pelatihan di sore harinya. “Kami ingin mereka tidak hanya cepat, tapi juga cerdas di atas motor. Itu yang kami bangun di sini,” jelas Alessio ‘Uccio’ Salucci, direktur VR46 Riders Academy dan sahabat dekat Rossi.
Tak hanya teknik yang diasah, tapi juga fisik dan mental. Pelatihan yang ketat di flat track pada hari ketiga benar-benar menguji daya tahan dan konsistensi.
Tanah merah berdebu di Moto Ranch menjadi saksi betapa keras usaha anak-anak muda ini. “Kami dilatih terus sampai kami benar-benar paham cara kontrol motor di semua kondisi,” kata Hafizd Fahril Rasyadan, salah satu peserta termuda, yang mengaku belum pernah mengalami pelatihan seintens ini sebelumnya.
Di balik sukses program ini, ada peran penting dari Pertamina Lubricants, yang tidak hanya mendukung program Riders Summer Camp, tapi juga menyediakan pelumas Enduro untuk seluruh motor yang digunakan selama pelatihan.
“Ini bukan sekadar sponsorship, ini bagian dari misi kami untuk membawa talenta muda Indonesia ke dunia. Oli Enduro dipakai di sini sebagai bukti bahwa produk Indonesia mampu bersaing secara global,” ujar Arya Dwi Paramita, Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants.
Di akhir program, seluruh peserta berkumpul di depan lintasan Moto Ranch untuk berfoto bersama. Di tengah mereka berdiri Valentino Rossi, sang maestro, menyerahkan sertifikat kelulusan sambil memberikan ucapan selamat satu per satu. Momen yang singkat, tapi dampaknya bisa abadi.
Dari Tavullia, lima pembalap muda ini tak hanya pulang membawa pengalaman dan sertifikat. Mereka membawa pulang semangat baru, keberanian, dan keyakinan bahwa mimpi anak Indonesia bisa menempuh lintasan yang sama dengan para juara dunia—asal diberi kesempatan dan dukungan yang tepat.fey

