Komunitas

Hijabers Serenity Ride, Combo Lady Bikers dan Scoopy Cantik

Hijabers Serenity Ride, Combo Lady Bikers dan Scoopy Cantik
Hijabers Serenity Ride, Combo Lady Bikers dan Scoopy Cantik

JADWALBALAP.COM, JAKARTA – Jakarta selalu punya cara menghadirkan cerita. Bukan hanya tentang padatnya jalanan, tetapi juga tentang perjalanan yang membawa makna.

Sabtu di pertengahan Maret itu menjadi salah satu momen ketika perjalanan tak sekadar berpindah tempat, melainkan menjadi ruang untuk berbagi, berekspresi, dan menemukan kembali arti kebersamaan.

Melalui Hijabers Serenity Ride, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) menghadirkan sebuah kegiatan yang memadukan gaya hidup, kreativitas, dan koneksi emosional dalam satu rangkaian acara.

Pesertanya adalah para perempuan dari komunitas Scoopy Jakarta Barat Happy (SJBH) serta konsumen setia Honda yang datang dengan semangat yang sama.

Perjalanan dimulai dari Wahana Gunung Sahari dengan konsep city rolling bertema “Ramadhan Style”. Deretan Honda Scoopy yang melaju menuju kawasan Kemang bukan hanya mencuri perhatian karena tampil stylish, tetapi juga karena kedisiplinan para pengendaranya.

Mereka menjaga formasi, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan tetap mengedepankan etika berkendara di jalan. Di sinilah nilai utama yang ingin disampaikan terasa nyata. Kampanye #Cari_Aman bukan hanya slogan, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan komunitas. Berkendara dilakukan dengan penuh kesadaran bahwa keselamatan adalah prioritas.

Setibanya di Cosmo Coffee House, suasana berubah menjadi lebih hangat dan santai. Tidak ada lagi deru kendaraan, yang ada justru canda dan interaksi yang mengalir alami. Para peserta kemudian diajak masuk ke sesi workshop kerajinan plastic canvas.

Dengan bahan sederhana berupa lembaran plastik berlubang dan benang chenille, satu per satu peserta mulai merangkai tas estetik sesuai kreativitas masing-masing.

Bagi sebagian peserta, ini adalah pengalaman pertama. Namun justru di situlah letak keseruannya. Mereka saling berbagi ide, membantu satu sama lain, dan menikmati proses tanpa tekanan.

Lebih dari sekadar aktivitas kreatif, sesi ini menjadi media ekspresi diri. Hasil karya yang dibawa pulang bukan hanya benda, tetapi juga pengalaman yang membekas.

Kegiatan berlanjut dengan sesi Heart & Faith Talk yang menghadirkan suasana lebih reflektif. Dalam ruang yang nyaman, para peserta berbagi cerita, sudut pandang, dan pengalaman hidup.

Topik yang diangkat sederhana, tetapi dekat dengan keseharian, seperti rasa syukur, arti kebersamaan, hingga pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas dan nilai kehidupan.

Percakapan yang mengalir ringan ini justru menjadi momen yang mempererat hubungan antar peserta. Dari yang awalnya sekadar komunitas, berkembang menjadi koneksi yang lebih personal dan bermakna.

Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Andra Friandana, menegaskan bahwa kegiatan ini memang dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih dalam bagi para peserta.

“Kami ingin menghadirkan aktivitas yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi konsumen. Hijabers Serenity Ride menjadi wadah bagi para perempuan untuk tetap produktif, mengekspresikan kreativitas, serta membangun koneksi yang lebih kuat satu sama lain. Melalui kegiatan seperti ini, kami juga berharap dapat terus memperkuat kedekatan emosional antara brand sepeda motor Honda dengan konsumen,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya WMS dalam mendukung gaya hidup berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Semangat tersebut terus digaungkan melalui kampanye keselamatan berkendara yang konsisten.

“Ke depannya, WMS akan terus berinovasi dalam menghadirkan program-program yang mampu menjawab kebutuhan konsumen, sekaligus memperkuat posisi Honda sebagai brand yang tidak hanya dekat secara fungsional, tetapi juga emosional dengan penggunanya,” lanjut Andra.

Hijabers Serenity Ride menjadi gambaran bahwa dunia otomotif tidak lagi memiliki batas. Perempuan kini memiliki ruang yang luas untuk berperan, berkarya, dan membangun komunitas yang positif.

Ketika kegiatan berakhir, yang tersisa bukan hanya perjalanan yang telah dilalui, tetapi juga cerita yang terbangun di dalamnya. Sebuah perjalanan yang mungkin sederhana, namun menyimpan makna tentang kebersamaan, kreativitas, dan cara baru menikmati hidup di tengah rutinitas.fey