Modifikasi

Toyota GR Yaris Pandem Mad Taxi

Toyota GR Yaris Pandem Mad Taxi

JADWALBALAP.COM, JAKARTA – Ada satu nama yang sulit dipisahkan dari tren widebody modern. Kei Miura, desainer asal Kyoto, Jepang, adalah sosok di balik TRA Kyoto serta lini body kit yang kemudian mendunia lewat Rocket Bunny, Pandem, dan 6666 (Four Six).

Gaya desain Miura punya ciri yang begitu kuat: fender lebar, posisi roda yang terlihat padat, bodi rendah, serta perpaduan karakter mobil klasik dengan nuansa motorsport. Di tangannya, widebody bukan sekadar membuat mobil terlihat lebih lebar, tetapi menjadi sebuah identitas.

Menariknya, perjalanan Miura tidak bermula dari dunia desain otomotif. Ia tumbuh dekat dengan kultur street racing Jepang dan dunia Do-It-Yourself.

Sebelum dikenal melalui body kit, Miura juga pernah bekerja sebagai kontraktor di Tokyo Disneyland. Dari pekerjaannya di sana, ia mengenal teknologi CAD yang kemudian dipelajarinya lebih jauh secara mandiri.

Pengalaman tersebut menjadi bekal ketika Miura mulai mengembangkan desain otomotif dengan bantuan pemindaian 3D laser dan mesin CNC multi-axis. Pendekatannya memadukan teknologi dengan karakter desain yang lahir dari kultur jalanan.

Salah satu titik penting kariernya terjadi sekitar 2010 ketika Miura memperkenalkan Nissan S13 dengan desain yang terinspirasi mobil NASCAR era 1980-an.

Box fender berukuran besar, ducktail spoiler dan overfender agresif menghasilkan bentuk yang saat itu terasa berbeda dari arus utama modifikasi Jepang.

Dari sinilah bahasa desain Miura semakin berkembang. Ia banyak mengambil inspirasi dari mobil klasik Jepang, khususnya kultur otomotif Kyushu, lalu menggabungkannya dengan karakter motorsport seperti Time Attack, Pikes Peak hingga Group B Rally.

Formula tersebut kemudian melahirkan gaya Pandem dan Rocket Bunny yang menyebar jauh melampaui Jepang. Katalog TRA Kyoto pun terus berkembang, tidak hanya untuk coupe Jepang, tetapi juga hot hatch, mobil Eropa, muscle car hingga kendaraan seperti Toyota Hilux, Datsun Sunny Truck dan Suzuki Carry.

Indonesia menjadi salah satu negara yang ikut merasakan fenomena tersebut. Berbagai proyek berbasis Pandem dan Rocket Bunny mulai menghiasi skena modifikasi Tanah Air, termasuk Toyota GR Yaris Pandem “Mad Taxi” yang sempat mencuri perhatian di IMX.

Popularitas Pandem menunjukkan bahwa karya Miura bukan sekadar soal memasang overfender. Ia berhasil mengubah proporsi mobil dan menciptakan bahasa visual yang mudah dikenali.

Sebuah mobil standar bisa mendapatkan karakter baru hanya dengan mengubah bagaimana bodinya melebar dan bagaimana roda ditempatkan di dalam fender.

Kini, sosok di balik fenomena tersebut akan hadir di Indonesia. Kei Miura dijadwalkan menyapa penggemar otomotif dalam IMX 2026 “Next Gen Culture” di ICE BSD, 9–11 Oktober 2026.

Bagi para builder dan pencinta modifikasi, kehadiran Miura menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat sosok yang turut mengubah wajah modifikasi global.

Sebab, jauh sebelum Pandem menjadi tren, Miura sudah lebih dulu melihat bahwa sebuah mobil tidak harus mengikuti bentuk standar untuk terlihat menarik. Ia cukup diberi proporsi baru, karakter yang kuat, dan sedikit keberanian untuk tampil berbeda.fey