News

Tekiro Mechanic Competition 2026 Hadir Kembali, Catat Tanggal Mainnya

Tekiro Mechanic Competition 2026 Hadir Kembali, Catat Tanggal Mainnya
Tekiro Mechanic Competition 2026 Hadir Kembali, Catat Tanggal Mainnya

JADWALBALAP.COM, JAKARTA  – Semangat peningkatan mutu pendidikan vokasi kembali ditegaskan melalui langkah kolaboratif antara Tekiro dan Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kemendikdasmen RI.

Keduanya resmi meluncurkan Tekiro Mechanic Competition 2026 se-Indonesia, sebuah ajang yang sejak lima tahun terakhir telah menjadi barometer kompetensi siswa SMK jurusan otomotif.

Tahun ini, kompetisi tersebut menargetkan keterlibatan 100.000 siswa dari 600 SMK di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu kompetisi otomotif terbesar bagi pelajar vokasi di tanah air.

Bagi Tekiro maupun Direktorat SMK, kompetisi ini bukan hanya arena adu keterampilan, melainkan sebuah platform kalibrasi kualitas lulusan SMK agar selaras dengan kebutuhan industri otomotif yang terus berkembang.

Ketua Tim Kerja Peserta Didik Direktorat SMK, Adrianus Patiung, melihat ajang ini sebagai momentum menguatkan keterhubungan SMK dengan dunia kerja.

Ia menegaskan bahwa dunia pendidikan vokasi membutuhkan standar yang terukur dan relevan, dan kompetisi semacam ini menjadi sarana untuk memastikan siswa tidak hanya berlatih di ruang kelas, tetapi juga menguji diri pada tantangan nyata.

Di mata Adrianus, Tekiro Mechanic Competition adalah ruang untuk mengasah ketajaman teknis sekaligus karakter kerja yang dibutuhkan industri.

Keyakinan serupa datang dari dunia industri. Oscar Sutjiadi, Presiden Direktur PT Altama Surya Anugerah, menyampaikan bahwa generasi mekanik muda Indonesia memiliki potensi besar yang harus difasilitasi.

Melalui kompetisi ini, Tekiro berupaya menghadirkan standar profesional global mulai dari presisi kerja, kecakapan diagnosis, hingga kedisiplinan dalam keselamatan kerja serta menanamkan mentalitas bahwa seorang mekanik harus tidak hanya cekatan memegang perkakas, tetapi juga cerdas dalam menemukan akar masalah dan memberikan solusi tepat.

Tahun 2026, Tekiro Mechanic Competition menerapkan standar pengujian yang kian komprehensif. Materi yang diujikan meliputi sistem mesin konvensional, kelistrikan kendaraan, pengereman, hingga diagnosis modern menggunakan peralatan canggih.

Seleksi dibuka dengan babak penyisihan online pada 12 Maret 2026 untuk menguji pemahaman teori otomotif dan konsep perkakas digital, kemudian dilanjutkan semifinal pada 25 April 2026 di Jakarta, di mana peserta terbaik akan menghadapi uji praktik intensif menggunakan standar Planet Ban dan Bengkel Internasional B-Quik.

Babak final pada 26 April 2026 menjadi puncak penentuan, menilai kemampuan presentasi, pemecahan masalah tingkat lanjut, dan pola pikir teknis para finalis di hadapan dewan juri.

Bagi para peserta, kompetisi ini menawarkan lebih dari sekadar pengalaman bertanding. Hadiah yang disiapkan mencerminkan komitmen jangka panjang terhadap pengembangan talenta vokasi.

Para pemenang berkesempatan mendapatkan jalur karir langsung di B-Quik, golden ticket masuk Politeknik Negeri Semarang atau Politeknik ATMI Cikarang, serta apresiasi materi berupa piala bergilir, trofi, sertifikat, set perkakas profesional Tekiro, dan uang tunai puluhan juta rupiah.

Sekolah yang berhasil mengantarkan siswanya hingga babak semifinal dan final juga memperoleh dana pembinaan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam menyiapkan talenta terbaik.

Perhelatan ini diperkuat oleh dukungan ekosistem industri dan pendidikan yang luas, mulai dari B-Quik, Planet Ban, Oli X-Ten, Seiken, Rexco Multipurpose Lubricant, Ryu Powertools, hingga Politeknik ATMI Cikarang dan Politeknik Negeri Semarang.

Kolaborasi tersebut menjadi simbol bahwa kualitas vokasi hanya bisa terbangun melalui kerja bersama lintas sektor, menyatukan pengalaman industri dengan kesiapan dunia pendidikan.

Peluncuran Tekiro Mechanic Competition 2026 tidak hanya menandai dimulainya sebuah kompetisi nasional, tetapi juga sebuah gerakan bersama untuk mempersiapkan mekanik-mekanik muda Indonesia yang unggul, kompeten, dan siap bersaing dalam lanskap industri masa depan.fey