Mobil Listrik Polytron G3+ dan G3 SKD di Purwakarta Siap Sambut GIIAS 2025

JADWALBALAP.COM, JAKARTA – Polytron menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat posisinya di industri kendaraan listrik nasional dengan memulai produksi massal mobil listrik Polytron G3+ dan G3.
Produksi dilakukan di fasilitas PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Purwakarta, Jawa Barat, dengan sistem semi-knocked down (SKD).
Ini merupakan kelanjutan dari komitmen strategis perusahaan setelah meresmikan showroom pertamanya, Polytron EV Gallery & Service di Prince Center, Jakarta Selatan, sebulan sebelumnya.
Berbeda dari produsen lain yang juga memanfaatkan fasilitas PT HIM, Polytron melakukan investasi yang lebih spesifik dan modern dalam lini produksinya.
Salah satu bentuk investasinya adalah pengadaan perangkat Dyno Test yang fleksibel dan dapat digunakan untuk kendaraan penggerak depan (FWD), belakang (RWD), maupun semua roda (AWD), dengan kemampuan mengatur wheelbase.
Proses pengujian ini juga dilengkapi dengan fitur pemantauan suhu baterai secara real-time untuk menjamin performa dan keamanan kendaraan sejak awal.
Aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam proses produksi Polytron. Hal ini ditunjukkan melalui penerapan tahapan Electric Safety Test yang dilakukan secara berlapis di empat titik kritis: setelah pemasangan baterai, setelah perakitan, setelah uji kebocoran air, serta saat proses akhir di Pre Delivery Center sebelum kendaraan dikirim ke konsumen.
Polytron juga memperkuat lini produksinya dengan berbagai peralatan khusus seperti Vacuum Filling Machines untuk pengisian minyak rem, pendingin, dan cairan lainnya, serta peralatan uji performa dinamis, alat pengujian keselamatan, hingga perangkat kalibrasi ADAS otomatis yang mempercepat proses dan memastikan kendaraan memenuhi standar keselamatan modern.
Dengan seluruh fasilitas tersebut, kapasitas produksi maksimum di fasilitas ini bisa mencapai hingga 30.000 unit per tahun.
Dari sisi konsumen, Polytron menawarkan dua skema kepemilikan yang fleksibel. Skema pertama adalah Buy to Own, yang mencakup pembelian unit lengkap dengan baterai, disertai garansi baterai selama 8 tahun atau 180.000 km, garansi kendaraan selama 5 tahun atau 150.000 km, serta jaminan nilai jual kembali sebesar 70% dalam tiga tahun.
Sementara itu, skema kedua yaitu Battery-as-a-Service (BaaS) memungkinkan konsumen membeli mobil tanpa baterai di awal.
Baterai disewa dengan jaminan garansi seumur hidup selama masa sewa, menjadikan total biaya awal lebih ringan dan kepemilikan kendaraan lebih fleksibel dan bebas kekhawatiran.
Polytron telah membuka program pre-book untuk G3+ dan G3, di mana konsumen cukup membayar booking fee sebesar Rp 5 juta tanpa kewajiban melakukan pelunasan langsung.
Kedua model ini akan tampil untuk pertama kalinya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 yang akan berlangsung pada 24 Juli hingga 3 Agustus di ICE-BSD City.
CEO Polytron, Hariono, menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang Polytron dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional, bukan sekadar menjual produk.
Semua persiapan dilakukan untuk memastikan kualitas manufaktur yang tinggi, layanan purna jual yang komprehensif, dan dukungan terhadap target Net Zero Emission Indonesia pada tahun 2026.fey

