Caroline Ling Percaya PHEV Paling Cocok Untuk Indonesia, JETOUR T2 i-DM Pilihan Pas di GIIAS 2026

JADWALBALAP.COM, JAKARTA – Â JETOUR resmi membuka babak baru di segmen Adventure SUV Indonesia dengan meluncurkan JETOUR T2 i-DM pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Model plug-in hybrid (PHEV) ini dipasarkan dengan harga Rp688 juta (OTR Jakarta) dan menjadi SUV pertama JETOUR di Tanah Air yang mengusung teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM).
Bagi Caroline Ling, President Director PT JETOUR Sales Indonesia, kehadiran T2 i-DM bukan sekadar menambah pilihan model, tetapi menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menghadirkan kendaraan elektrifikasi yang tetap mempertahankan karakter adventure.
“Kami bangga dapat secara resmi menghadirkan JETOUR T2 i-DM ke Indonesia. Kehadiran model ini merupakan langkah penting bagi JETOUR dalam membawa era baru Adventure SUV ke pasar Indonesia, sekaligus memperluas akses konsumen terhadap teknologi i-DM kami,” ujar Caroline Ling saat peluncuran di GIIAS 2026.
Menurut Caroline, pasar Indonesia mulai menunjukkan minat yang semakin besar terhadap kendaraan elektrifikasi. Namun, konsumen tetap menginginkan SUV yang mampu digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari mobilitas harian hingga perjalanan jarak jauh.
“Kami yakin JETOUR T2 i-DM dapat menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan karakter adventure yang kuat, namun tetap menawarkan efisiensi dan fleksibilitas untuk penggunaan sehari-hari maupun perjalanan yang lebih jauh,” lanjutnya.
Pilihan menghadirkan teknologi plug-in hybrid pada T2 juga bukan tanpa alasan. Sebelumnya, JETOUR telah memperkenalkan sistem Intelligent Dual Mode melalui T1 i-DM dan mendapatkan respons positif dari pasar. Bahkan, sekitar 60 persen pemesanan T1 berasal dari varian i-DM.

Respons tersebut menjadi sinyal bagi JETOUR untuk memperluas penggunaan teknologi hybrid ke lini produk lainnya, termasuk T2 yang selama ini menjadi salah satu model terlaris perusahaan.
Secara global, JETOUR T2 telah mencatatkan penjualan lebih dari 500.000 unit hanya dalam waktu 33 bulan. Di Indonesia, model ini juga menjadi penyumbang penjualan terbesar JETOUR sekaligus menempati posisi sebagai mobil China bermesin konvensional (ICE) terlaris pada semester pertama 2026.
Kini, melalui T2 i-DM, JETOUR mempertahankan identitas Adventure SUV yang menjadi ciri khasnya, namun dipadukan dengan sistem plug-in hybrid yang dirancang untuk memberikan efisiensi lebih tinggi.
SUV ini menggabungkan mesin Hybrid Dedicated Engine ACTECO 1.5 TGDI generasi kelima, baterai CATL LFP berkapasitas 18,4 kWh, dual motor listrik, serta transmisi Dedicated Hybrid Transmission tiga percepatan. Kombinasi tersebut diklaim mampu menghasilkan jarak tempuh lebih dari 1.200 kilometer dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh.
Selain itu, sistem Energy Recovery memungkinkan energi hasil deselerasi dan pengereman dikonversi kembali menjadi listrik untuk mengisi baterai secara otomatis tanpa perlu pengaturan khusus dari pengemudi.
Meski telah memasuki era elektrifikasi, Caroline menegaskan bahwa DNA adventure tetap menjadi identitas utama T2. Hal tersebut terlihat dari penggunaan struktur Hardtop Cage Body Monocoque dengan 80 persen material high-strength steel yang diklaim memiliki torsional rigidity mencapai 32.000 Nm/degree serta mampu menahan static load hingga 300 kilogram.
Desain boxy khas SUV petualang tetap dipertahankan, lengkap dengan berbagai elemen fungsional seperti tie-down point yang mendukung kebutuhan eksplorasi di berbagai medan.
JETOUR juga menghadirkan lima pilihan warna, yakni Khaki White, Carbon Crystal Black, Aviation Silver, Highway Gray, dan Electroplated Green. Dua warna terakhir diposisikan sebagai pilihan premium untuk memperkuat karakter eksklusif kendaraan.
Untuk memberikan rasa tenang kepada konsumen, JETOUR menyertakan program Fearless Adventure yang mencakup garansi kendaraan dan mesin hingga enam tahun tanpa batasan kilometer, serta garansi delapan tahun atau 160.000 kilometer untuk baterai dan sistem penggerak listrik.
Selama penyelenggaraan GIIAS 2026, konsumen juga mendapatkan pilihan promo berupa voucher Paint Protection Film (PPF) senilai Rp22 juta atau bunga cicilan 0 persen selama satu tahun dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Melalui peluncuran T2 i-DM, Caroline menilai JETOUR ingin mempertegas filosofi Travel+ yang selama ini menjadi dasar pengembangan produk mereka. Menurutnya, perjalanan bukan hanya soal mencapai tujuan, tetapi juga menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih nyaman, efisien, dan menyenangkan bagi setiap pengguna.
Dengan hadirnya T2 i-DM, JETOUR kini semakin lengkap menawarkan pilihan kendaraan mulai dari mesin konvensional, plug-in hybrid, hingga kendaraan listrik sebagai bagian dari strategi pengembangan merek di Indonesia.fey

