Aprilia Hattrick di Le Mans

JADWALBALAP.COM, PERANCIS – Aprilia Racing mencetak sejarah besar di MotoGP 2026 setelah sukses meraih hattrick perdana di Sirkuit Bugatti Le Mans, Prancis, Minggu (11/5/2026).
Jorge Martin tampil luar biasa dengan meraih kemenangan pertamanya bersama Aprilia RS-GP, disusul Marco Bezzecchi di posisi kedua dan Ai Ogura di urutan ketiga untuk melengkapi podium all-Aprilia pertama dalam sejarah MotoGP.
Hasil fantastis ini menjadi bukti dominasi Aprilia di MotoGP Le Mans 2026 sekaligus mempertegas kekuatan pabrikan asal Noale tersebut dalam persaingan perebutan gelar juara dunia musim ini.
Aprilia Racing juga mencatatkan podium ketujuh secara beruntun di kelas utama dan total 306 kemenangan di ajang Kejuaraan Dunia Balap Motor.
Jorge Martin memulai balapan dari posisi ketujuh, namun mampu tampil agresif dan konsisten sepanjang race hingga akhirnya merebut kemenangan lewat aksi comeback impresif.
Kemenangan di Le Mans ini menjadi yang pertama bagi Martin bersama Aprilia sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 588 hari sejak kemenangan terakhirnya di MotoGP Mandalika 2024.
Pembalap asal Spanyol tersebut juga berhasil menyapu bersih kemenangan sprint race dan balapan utama di Le Mans, mengulang pencapaian yang pernah ia raih pada musim 2024.
Selain itu, kemenangan ini menjadi kemenangan kesembilan Jorge Martin di kelas utama MotoGP dan yang pertama diraih tanpa start dari dua baris terdepan.
“Saya sangat bahagia. Pada awalnya saya tidak berpikir bisa bersaing untuk kemenangan, tetapi saya tidak pernah menyerah. Aprilia memberikan apa yang saya butuhkan, dan kepercayaan diri saya terus berkembang dari hari ke hari,” ujar Jorge Martin.
Sementara itu, Marco Bezzecchi kembali menunjukkan konsistensinya bersama Aprilia Racing. Pembalap Italia tersebut tampil solid sepanjang balapan dan berhasil mengamankan posisi kedua setelah duel ketat di barisan depan.
Hasil ini membuat Bezzecchi mencatat lima podium beruntun sejak awal musim MotoGP 2026, pencapaian yang terakhir kali dilakukan Valentino Rossi pada 2015.
“Secara keseluruhan ini adalah akhir pekan yang baik meskipun ada berbagai kesulitan. Saya mencoba tetap fokus dan membalap tanpa melakukan kesalahan. Saya sudah memberikan segalanya, tetapi Jorge memang lebih unggul,” kata Bezzecchi.
Penampilan impresif juga ditunjukkan Ai Ogura dari Trackhouse MotoGP Team. Rookie asal Jepang itu sukses finis di posisi ketiga dan melengkapi podium bersejarah all-Aprilia pertama di MotoGP. Hasil tersebut menjadi bukti perkembangan pesat motor Aprilia RS-GP, baik di tim pabrikan maupun tim satelit.
Bagi Aprilia Racing, hasil di Le Mans menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah mereka di MotoGP. Ini merupakan hattrick pertama Aprilia di kelas utama sekaligus double podium keempat tim pabrikan setelah sebelumnya diraih di Montmeló 2023, Goîania 2026, dan COTA 2026.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyebut hasil di Le Mans sebagai momen emosional bagi seluruh tim di Noale. Menurutnya, keberhasilan menempatkan tiga motor Aprilia di podium merupakan hasil kerja luar biasa seluruh kru dan staf teknis Aprilia Racing.
“Ini adalah hari bersejarah dengan tiga motor Aprilia berada di podium untuk pertama kalinya. Sangat emosional melihat Jorge tampil begitu kuat di Le Mans dan Marco begitu kompetitif. Melihat Ai berada di podium juga menjadi sebuah kebanggaan bagi kami,” ujar Rivola.
Keberhasilan Aprilia hattrick di Le Mans semakin mempertegas status mereka sebagai salah satu kekuatan utama di MotoGP 2026.
Dengan performa Jorge Martin yang terus meningkat, konsistensi Marco Bezzecchi, serta perkembangan Ai Ogura bersama Trackhouse, Aprilia kini menjadi ancaman serius bagi para rival dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini.fey

