5 Hal Wajib Biker Baik Jika Dengar Suara Sirene Ambulans

JADWALBALAP.COM, JAKARTA – Suara sirene ambulans di tengah kemacetan sering kali membuat pengendara panik dan bingung harus bertindak bagaimana. Padahal, dalam situasi darurat seperti ini, ketenangan dan keputusan yang tepat sangat penting agar ambulans bisa segera melintas untuk memberikan pertolongan kepada pasien.
Sebagai kendaraan prioritas di jalan, ambulans wajib didahulukan sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 134 dan 135. Karena itu, setiap pengendara harus memahami apa saja yang perlu dilakukan saat mendengar suara sirene ambulans.
“Saat mendengar sirene ambulans, hal pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang. Kepanikan justru dapat memicu keputusan yang keliru dan meningkatkan risiko kecelakaan. Prinsip #Cari_Aman harus selalu menjadi prioritas, bahkan dalam kondisi yang mendesak,” ujar Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.
Berikut 5 hal yang wajib dilakukan saat mendengar suara sirene ambulans:
1.Tetap Tenang dan Jangan Panik
Saat mendengar suara sirene ambulans, usahakan tetap tenang. Hindari rem mendadak atau manuver spontan yang justru bisa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.
2.Segera Menepi ke Kiri
Berikan jalan dengan cara menepi secara perlahan ke sisi kiri atau lajur aman. Pastikan pergerakan dilakukan bertahap agar tidak mengganggu kendaraan lain.
3.Cek Spion dan Blind Spot
Sebelum berpindah posisi, selalu periksa kondisi sekitar melalui spion dan area blind spot. Langkah ini penting untuk memastikan perpindahan tetap aman.
4.Berhenti Jika Kondisi Sangat Padat
Jika kemacetan membuat kendaraan sulit bergerak, berhentilah dan berikan ruang semaksimal mungkin agar ambulans dapat melintas lebih mudah.
5.Jangan Ikut di Belakang Ambulans
Masih banyak pengendara yang memanfaatkan ambulans untuk menerobos macet. Padahal tindakan ini berbahaya, melanggar aturan, dan bisa menghambat laju ambulans saat menjalankan tugas kemanusiaan.
“Mengikuti ambulans untuk kepentingan pribadi adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Selain berisiko tinggi, hal tersebut juga mengganggu upaya penyelamatan yang sedang berlangsung. Kami mengajak seluruh pengendara sepeda motor untuk mengedepankan empati dan tetap konsisten menerapkan #Cari_Aman dalam setiap situasi,” tambah Agus Sani.
Mengutamakan ambulans di jalan bukan hanya soal mematuhi aturan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap sesama. Dengan tetap tenang, tertib, dan mengutamakan keselamatan, pengendara turut membantu proses penyelamatan nyawa di jalan.fey

