Bengkel

Prepare Turing ? Perhatikan 9 Poin Anti Kecelakaan Ini

Prepare Turing ? Perhatikan 9 Poin Anti Kecelakaan Ini
Prepare Turing ? Perhatikan 9 Poin Anti Kecelakaan Ini

Jadwalbalap.com – Suka turing atau lagi siap-siap turing, jalangan lupa memperhatikan 9 hal yang acap diabaikan padahal berpotensi sebabkan kecelakaan ala tim Safety Riding Promotion (SRP) Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta  Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS).

1.Spion

Tidak peduli jenis motor yang anda miliki dan kendarai, dari jenis umum hingga premium seluruhnya gunakan spion demi keamanan dan kenyaman berkendara. Jangan pernah melepas spion yang secara standar pabrikan wajib dipasang disetiap sepeda motor.

Memiliki fungsi utama memantau kondisi belakang, spion sangat membantu  pengendara untuk mengambil sikap terhadap situasi lalu lintas atau kendaraan dibelakang.

baca juga : honda beat ini pertama disulap menjadi hybrid di Indonesia

Fenomena lain terkait spion, demi kejar tampilan menarik tidak jarang pengendara mengganti spion standar pabrik dengan aksesoris. Namun sayangnya, penggantian spion modifikasi tidak semuanya sesuai dan nyaman untuk digunakan pada setiap motor.

2.Lampu (Fungsi dan Penggunaannya)

‘Sein kiri belok kanan’ jadi ungkapan salahnya penggunaan lampu kecil berwarna kuning oleh beberapa pengendara saat dijalan.

Meski kecil, lampu dengan warna dasar kuning jelas menandakan hati – hati atau waspada bagi pengendara lainnya.

Selain sein kiri dan kanan digunakan sesuai dengan tujuan manuver si pengendara ada beberapa penggunaan sein lainnya.

Kini banyak beberapa sepeda motor seperti tipe AT Premium Honda PCX160 Dan ADV160 menambahkan hazard (lampu sein hidup bersamaan) sebagai kode universal untuk memberi informasi pengendara lain sebagai tanda bahaya atau waspada.

“Sein sangat vital, salah satu contoh. Sein efeketif digunakan oleh pengemudi truk jalur Sumatera untuk membimbing kendaraan dibelakangnya untuk menyalip.

Nah, bagi pengendara hobi turing khususnya jalur Andalas, perhatikan sein truk yang akan disalip. Sein kanan yang menyala menandakan kondisi didepan masih belum aman sedangkan sein kiri menandakan pengendara aman untuk menyalip,” jelas Head of SRP, Agus Sani.

Selain lampu sein, lampu utama yang dilengkapi dengan lampu dim atau lampu pass juga patut digunakan sebagai komunikasi antar pengendara di jalan raya. Pengendara arah berlawanan akan menekan dim untuk meminta jalan saat ingin menyalip.

3.Klakson

Mirip dengan lampu sein, klason adalah satu alat komunikasi yang digunakan saat berkendara. Suara klakson menjadi penanda tentang keberadaan pengendara saat dijalan raya agar dapat diketahui oleh kendaraan lainnya.

4.Tekanan Angin Ban

Tekanan angin adalah faktor internal lain yang berperan untuk kenyamanan dan keamanan berkendara.

Sesuaikan tekanan dengan standar ukuran untuk tipe ban yang digunakan. Dua hal yang akan dirasakan pengendara saat alami kurang atau kelebihan ukuran angin ban.

Kekurangan tekanan sebagian besar menyebabkan konsumsi bahan bakar lebih boros karena beban motor lebih berat saat berjalan. Kekurangan tekanan juga berkonsekuensi terhadap keamanan khususnya ditikungan yang banyak pasir yang bisa menyebabkan ban slip dan tergelincir.

Kelebihan tekanan angin mengakibatkan kenyamanan  berkendara berkurang karena keras, dan pada jangka panjang akan mempengaruhi fungis shockbreaker karena bekerja lebih keras redam kontur jalanan.

jadwalbalapdotcom

admin jadwalbalapcom and gembelgaul.com

Tinggalkan Balasan