Bengkel

Mudik Pakai Mobil Pribadi, Jangan Lupa Cek Tekanan Ban dan Ini Tipsnya

Mudik Pakai Mobil Pribadi, Jangan Lupa Cek Tekanan Ban dan Ini Tipsnya
Tire Wear Indicator (TWI) yang berada pada dinding samping (sidewall) ban.

3.Membawa Barang Bawaan Seperlunya

Seperti halnya mobil, ban juga memiliki nilai daya angkut maksimum. Daya angkut maksimum atau load index menggambarkan beban maksimum yang dapat ditanggung oleh masing-masing ban, dan terdapat pada dinding samping (sidewall) ban.

Mematuhi batasan ini penting karena beban yang berlebihan akan berdampak buruk pada ban serta pengendalian kendaraan.

Kendaraan yang overload dapat menyebabkan pengendalian menjadi tidak responsif, meningkatkan konsumsi bahan bakar, serta mempercepat keausan pada ban.

4.Tindakan di Saat Keadaan Darurat

Jika selama perjalanan Anda mengalami kejadian yang kurang menyenangkan, seperti ban bocor atau sobek, langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah jangan panik dan jangan menginjak rem secara tiba-tiba.

Usahakan posisi stir yang lurus dan biarkan kendaraan melambat secara alami dengan bantuan engine braking. Setelah kendaraan melambat, perlahan arahkan kendaraan ke tempat aman seperti bahu jalan, berhenti, nyalakan lampu hazard serta pasang segi tiga pengaman.

Jika kendaraan Anda menggunakan ban serep tipe temporary yang biasanya berukuran lebih kecil, perhatikan kecepatan serta jarak tempuh maksimum yang tertera pada ban cadangan tersebut.

Saat melakukan pembelian ban baru, pastikan ban baru tersebut sesuai dengan yang ban lain yang terpasang pada mobil Anda (termasuk ukuran ban, jenis, indeks beban dan simbol kecepatan).

baca juga : semir ban buatan sendiri

Informasi ini dapat ditemukan di dinding ban (sidewall) Anda saat ini atau di buku manual pemilik kendaraan.

Selain memeriksa tekanan angin, kondisi fisik ban serta kendaraan Anda juga akan diperiksa untuk memastikan ban serta mobil Anda layak digunakan, khususnya untuk menempuh perjalanan jauh.fey