Balap

Mahindra M11Electro Top Speed 320 km/jam di Formula E Jakarta 2025

Mahindra M11Electro Top Speed 320 kmjam di Formula E Jakarta 2025
Mahindra M11Electro Top Speed 320 kmjam di Formula E Jakarta 2025

JADWALBALAP.COM, JAKARTA – Jakarta kembali menjadi sorotan dunia otomotif saat deru mobil listrik Formula E menggema di Jakarta International E-Prix Circuit, 21 Juni 2025.

Di antara gemuruh mesin dan sorak penonton, Mahindra Racing hadir bukan sekadar sebagai peserta — melainkan sebagai pernyataan. Mereka datang membawa M11Electro, mobil balap listrik terbarunya, dan pesan kuat: Mahindra siap berubah, dan masa depan sudah dimulai.

M11Electro bukan mobil sembarangan. Ia melaju bukan hanya dengan kecepatan, tapi juga visi. Dibekali powertrain generasi terbaru, sasis yang diperbarui, dan paket aerodinamika yang dirancang ulang, mobil ini mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu hanya 1,86 detik.

Kecepatan puncaknya? 320 km/jam — angka yang membuatnya 30 persen lebih cepat dari mobil Formula 1.

Tapi yang lebih menarik bukan cuma kecepatannya, melainkan bagaimana Mahindra mengemas semua itu dalam desain futuristik berbalut livery merah, perak, dan hitam karbon yang mencuri perhatian dari paddock hingga tribun penonton.

Formula E bagi Mahindra bukan sekadar perlombaan mencari siapa tercepat. Di balik tiap tikungan dan pengereman ekstrem, Mahindra melihat peluang untuk belajar.

Melalui inisiatif Race to Road, data dan pengalaman di sirkuit diterjemahkan ke dalam inovasi nyata untuk kendaraan jalan raya.

Di sinilah Mahindra menunjukkan sisi eksperimentalnya — sebagai produsen yang tidak takut menguji teknologi di medan paling menantang, lalu membawanya pulang untuk dikembangkan lebih jauh.

Tahun ini, Mahindra Racing diperkuat dua pembalap top dunia: Nyck de Vries, mantan juara dunia Formula E, dan Edoardo Mortara yang dikenal agresif namun konsisten.

Mereka tak hanya mengendalikan M11Electro dengan presisi, tapi juga membawa semangat kompetitif Mahindra ke tengah atmosfer tropis Jakarta yang penuh tantangan — dari suhu tinggi hingga karakter sirkuit yang teknikal.

Yang menarik, Mahindra tampil dengan identitas berbeda dari yang dikenal publik Indonesia selama ini. Jika selama ini Mahindra identik dengan kendaraan niaga tangguh, maka kehadiran mereka di Formula E menunjukkan wajah lain: progresif, berorientasi masa depan, dan siap masuk ke dunia mobilitas perkotaan dan penumpang. Ini bukan hanya tentang citra, tapi juga realisasi.

Model seperti XUV700 dan XUV 3X0 sudah mencuri perhatian di berbagai pasar global. Apakah Indonesia akan menjadi pasar berikutnya? Belum ada kepastian, tapi sinyalnya semakin kuat.

Dalam pernyataannya, Toto Suharto, Country Manager RMA Indonesia, menyebut bahwa Formula E menjadi cara Mahindra memperkenalkan DNA sesungguhnya: merek yang berani bereksperimen, mendobrak batas teknologi, dan tak berhenti bergerak menuju solusi mobilitas yang lebih cerdas dan berkelanjutan.

Jakarta, dalam konteks ini, bukan sekadar tuan rumah balapan — tapi titik awal dari perjalanan baru Mahindra di kawasan yang semakin terbuka terhadap kendaraan listrik.

Ketika sorotan kamera memudar dan debu lintasan mulai turun, satu hal terasa jelas: kehadiran Mahindra di Jakarta bukan momen sesaat. Ini adalah pembuka dari babak baru — bukan hanya untuk Mahindra, tapi juga untuk bagaimana kita melihat masa depan otomotif di Indonesia.fey