Balap

Comeback Dramatis Candra di Sepang Jadi Modal Yamaha Indonesia ke Buriram

Comeback Dramatis Candra di Sepang Jadi Modal Yamaha Indonesia ke Buriram
Comeback Dramatis Candra di Sepang Jadi Modal Yamaha Indonesia ke Buriram

JADWALBALAP.COM, JAKARTA – Sempat gagal finis, lalu bangkit ke podium, drama langsung terjadi di seri pembuka Asia Road Racing Championship 2026 di Sepang International Circuit pada 10 sampai 12 April.

Yamaha Racing Indonesia membuka musim dengan hasil menjanjikan, namun sorotan utama tak lepas dari aksi Candra Hermawan di kelas AP250. Setelah mengalami DNF di race pertama akibat insiden, ia tampil berbeda di race kedua.

Start dari grid 3, Candra langsung tampil agresif sejak lap awal. Ia mampu menjaga konsistensi hingga akhirnya mengamankan posisi ketiga, menutup balapan dengan podium yang terasa emosional sekaligus penting untuk awal musim.

“Saya senang sekali dua tahun terakhir selalu naik podium di Sepang. Di awal musim ini hasilnya cukup baik dan saya berharap bisa konsisten agar posisi di klasemen semakin kuat,” ujar Candra Hermawan.

Kebangkitan ini menjadi bukti bahwa satu kesalahan bukan akhir segalanya. Dari situ, momentum bisa berubah dalam sekejap.

Di sisi lain, Muhammad Fadhil Musyavi juga mengalami cerita yang hampir serupa. Memulai dari grid 2 dengan peluang besar meraih podium, ia harus puas gagal finis di race pertama.

Namun di race kedua, Fadhil menunjukkan respons cepat. Ia bangkit dan finis di posisi lima, sekaligus mengamankan poin penting untuk menjaga peluang di klasemen.

“Setelah mendapatkan starting grid 2 tentu saya berharap podium. Tapi insiden membuat saya DNF di race pertama. Saya berusaha bangkit di race kedua dan hasil ini jadi pelajaran penting untuk ke depan,” kata Fadhil.

Di kelas SS600, Wahyu Nugroho tampil lebih stabil sepanjang akhir pekan. Ia finis posisi empat di race pertama dan posisi enam di race kedua, hasil yang cukup untuk mengamankan poin berharga di awal musim.

“Hasil seri pertama ini cukup menggembirakan karena saya mendapatkan poin berharga. Evaluasi set up motor akan menjadi fokus agar di putaran berikutnya saya bisa kembali meraih podium,” ujar Wahyu Nugroho.

Sementara itu, M Faerozi menghadapi tantangan teknis sejak awal. Ia tidak tampil di race pertama, namun tetap menunjukkan perjuangan di race kedua. Start dari posisi paling belakang, Faerozi mampu finis di posisi sembilan dan tetap membawa pulang poin.

“Start dari belakang dan masih bisa mendapatkan poin tentu saya syukuri. Saya berharap ke depan tidak ada kendala teknis agar bisa meraih hasil yang lebih baik,” ungkapnya.

Hasil ini menempatkan Candra Hermawan di posisi enam klasemen AP250 dengan 16 poin, sementara Muhammad Fadhil Musyavi berada di posisi sebelas dengan 11 poin. Di kelas SS600, Wahyu Nugroho menempati posisi tujuh dengan 23 poin dan M Faerozi berada di posisi dua belas dengan 7 poin.

Manajer Motorsport Yamaha Indonesia, Wahyu Rusmayadi, menilai hasil di Sepang sebagai awal yang positif. Podium dan tambahan poin menjadi sinyal bahwa tim memiliki bekal kuat untuk bersaing di musim ini.

Dengan momentum yang sudah terbentuk, Yamaha Racing Indonesia kini mengalihkan fokus ke putaran berikutnya di Chang International Circuit, Buriram. Jika tren ini berlanjut, peluang untuk kembali naik podium di seri berikutnya terbuka lebar.fey