Pasar MPV Premium Sesak Dengan Hadirnya GAC E8 di IIMS 2026

JADWALBALAP.COM, JAKARTA – Pameran Indonesia International Motor Show IIMS 2026 menjadi panggung penting bagi GAC Indonesia untuk menunjukkan arah masa depan mobil keluarga.
Melalui kehadiran GAC E8, sebuah MPV premium tujuh penumpang, GAC tidak sekadar memperkenalkan model baru, tetapi juga membawa cara pandang baru terhadap arti kenyamanan berkendara di era modern.
Mengusung tema Redefine Future of Comfort, GAC E8 dirancang untuk menjawab kebutuhan keluarga dan profesional urban yang kini menuntut lebih dari sekadar kendaraan berkapasitas besar. Kenyamanan, teknologi, performa, serta pengalaman selama perjalanan menjadi fokus utama pengembangannya.
Menurut Iqbal Taufiqurrahman selaku Product and Strategy GAC Indonesia, kenyamanan di masa depan bukan hanya soal fitur mewah atau material premium.
Lebih dari itu, kendaraan harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan dan gaya hidup penggunanya. Bagi GAC, future of comfort berarti pengalaman berkendara yang intuitif, tenang, bertenaga, dan relevan dengan mobilitas modern.
Filosofi tersebut langsung terasa ketika memasuki kabin GAC E8. MPV ini mengusung konfigurasi tempat duduk dua dua tiga dengan konsep mobile living room yang menempatkan kabin sebagai ruang hidup bergerak.
Ruang kaki luas dan tata letak interior yang lapang membuat suasana di dalam mobil terasa lega dan tidak melelahkan, bahkan untuk perjalanan jarak jauh.
Sorotan utama berada di baris kedua yang dilengkapi captain seat dengan fitur pijat dan ventilated seat. Posisi duduk dirancang ergonomis dengan bantalan empuk, memberikan kenyamanan layaknya kursi kelas bisnis.
Fleksibilitas pengaturan kabin memungkinkan berbagai skenario penggunaan, mulai dari perjalanan keluarga hingga kebutuhan profesional.
Nuansa modern diperkuat oleh layar sentral berukuran 14,6 inci yang ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8155. Sistem infotainment ini menawarkan respons cepat dan tampilan yang halus, mendukung konektivitas serta berbagai fungsi kendaraan tanpa terasa lambat atau rumit digunakan.
Di balik bodinya yang besar, GAC E8 mengandalkan sistem hybrid yang memadukan mesin bensin 2.0 liter ATK dengan motor listrik serta Dedicated Hybrid Transmission.
Kombinasi ini menghasilkan output hingga sekitar 237 kW dengan akselerasi nol hingga seratus kilometer per jam di kisaran 8,8 detik. Angka tersebut tergolong impresif untuk sebuah MPV tujuh penumpang. Efisiensi bahan bakarnya pun diklaim mencapai sekitar 5,7 liter per 100 kilometer, menjadikannya seimbang antara performa dan efisiensi untuk penggunaan harian.
Kenyamanan berkendara juga ditopang oleh kualitas kabin yang senyap. GAC memberikan perhatian khusus pada aspek noise vibration and harshness dengan penggunaan kaca peredam suara berlapis ganda serta penyempurnaan struktur bodi. Hasilnya, suasana kabin tetap tenang dan stabil di berbagai kondisi jalan.
Dari sisi keselamatan, GAC E8 dibekali fitur yang tergolong lengkap di kelasnya. Tersedia Level 2 Intelligent Driving Assistance, kamera panoramik 540 derajat, enam airbag termasuk side curtain airbag sepanjang 2,9 meter, serta struktur bodi yang menggunakan lebih dari 75 persen baja berkekuatan tinggi. Seluruhnya dirancang untuk memberikan rasa aman bagi seluruh penumpang.
Lebih dari sekadar MPV baru, kehadiran GAC E8 di IIMS 2026 menjadi sinyal kuat keseriusan GAC Indonesia dalam menggarap pasar MPV premium.
Di segmen yang semakin kompetitif, GAC menawarkan pendekatan berbeda dengan menjadikan kendaraan sebagai ruang hidup yang cerdas, nyaman, dan berorientasi pada pengalaman pengguna.
Seperti disampaikan Iqbal, GAC E8 adalah gambaran bagaimana GAC melihat masa depan mobilitas di Indonesia, lebih nyaman, lebih cerdas, dan lebih human centric. Jika konsep ini diterima pasar, GAC E8 berpotensi menjadi tolok ukur baru bagi MPV modern di Tanah Air.fey

