Pabrik MG Thailand Mampu Produksi 50 Ribu Unit Baterai Lithium

Fasilitas ini menerapkan modul teknologi Cell-to-Pack (CTP) yang mengeliminasi atau mengurangi jumlah modul baterai dan secara langsung mengatur Battery Cells.
Modul ini memberikan beberapa keuntungan, di antaranya menyederhanakan struktur keseluruhan baterai dan memberikan ruang lebih luas dibanding modul Cell-to-Module (CTM); memperbesar kapasitas baterai namun dengan berat yang lebih ringan; serta meningkatkan kepadatan energi baterai.
Didirikan di atas lahan seluas 5000 meter persegi, line perakitan baterai dari MG ini telah menggunakan rangkaian perangkat canggih seperti Robot Gluing, EOL atau End-of-Line testing, hingga sistem Automatic Guided Vehicles (AGV
Sejalan dengan komitmen global Morris Garages (MG) untuk memulai produksi baterai di salah satu pusat manufakturnya di Thailand.
baca juga : mencari jalur putus dengan alat sekecil ini
MG semakin menegaskan seriusnya dalam berinvestasi di Indonesia dengan memulai produksi kendaraan New MG ZS EV dan MG 4 EV secara lokal mulai awal tahun 2024.
Pabrik di Indonesia ini akan segera menerapkan produksi sistem baterai menggunakan teknologi terkini dengan standar kualitas global Morris Garages.jbc

