Komposisi Skuad AHRT 2026 Resmi Dikenalkan di IIMS 2026

JADWALBALAP.COM, JAKARTA – Musim balap 2026 menjadi momentum penting bagi PT Astra Honda Motor (AHM) dalam melanjutkan komitmen panjangnya membina pebalap Indonesia.
Melalui Astra Honda Racing Team (AHRT), AHM kembali menurunkan skuad muda terbaiknya untuk bersaing di berbagai kejuaraan, mulai dari level nasional, Asia, hingga Eropa.
Komposisi pebalap dan program balap AHRT musim 2026 ini diumumkan secara resmi pada sesi pengumuman tim yang dilangsungkan di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (5/2).
Bagi AHRT, musim ini bukan sekadar target prestasi, melainkan kelanjutan dari sistem pembinaan berjenjang yang telah dibangun secara konsisten selama lebih dari satu dekade.
Langkah besar ditunjukkan dengan dikirimkannya M. Kiandra Ramadhipa ke ajang FIM Moto3 Junior World Championship.
Pebalap asal Sleman, Yogyakarta tersebut menjadi representasi generasi baru lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) yang siap menantang ketatnya persaingan balap Eropa.
Jalur ini sebelumnya telah ditempuh oleh Mario Suryo Aji yang kini berlaga di Moto2 World Championship serta Veda Ega Pratama di Moto3 World Championship.
Marketing Director PT Astra Honda Motor, Octavianus Dwi Putro, menegaskan bahwa pengiriman pebalap ke Eropa merupakan bagian dari proses panjang yang telah dipersiapkan sejak usia dini.
“Pembinaan balap yang kami jalankan bukan hanya soal hasil instan. Kami menyiapkan pebalap melalui tahapan yang terukur agar mereka siap secara teknik, mental, dan karakter ketika menghadapi persaingan di level internasional,” ujarnya.
Di kawasan Asia, AHRT tetap menjadikan Asia Road Racing Championship sebagai panggung utama pembuktian. Musim 2026, M. Adenanta Putra dipercaya menggeber CBR1000RR-R di kelas Asia Superbike 1000, kelas tertinggi ARRC yang sarat tekanan dan persaingan.
Di kelas Supersports 600, Herjun Atna Firdaus dan Fadillah Arbi Aditama kembali menjadi andalan setelah performa kompetitif pada musim sebelumnya.
Sementara itu, kelas Asia Production 250 kembali menjadi target dominasi melalui Rheza Danica Ahrens dan Muh. Badly Ayatullah bersama CBR250RR.
Fadillah Arbi Aditama mengakui bahwa persaingan di level Asia menuntut konsistensi tinggi, bukan hanya kecepatan semata.
“ARRC itu soal detail. Sedikit kesalahan bisa langsung kehilangan peluang podium. Target kami musim ini jelas, tampil konsisten dan terus naikkan level,” kata Arbi.
Regenerasi pebalap tetap menjadi fokus utama AHM. Melalui Moto4 Asia Cup, tiga pebalap muda binaan Astra Honda, yakni Muh. Badly Ayatullah, Bintang Pranata Sukma, dan M. Maulana Malik, akan menjalani proses pembelajaran balap sejak usia dini.
Kompetisi ini menjadi fondasi penting dalam membangun teknik, mental bertanding, dan disiplin balap sebelum naik ke jenjang berikutnya.
Di jalur Asia Tenggara, AHM juga menempatkan dua siswa AHRS, Resky Yusuf Hermawan dan Abimanyu Bintang Fermadi, untuk tampil penuh di Honda Thailand Talent Cup. Menurut Octavianus, ajang ini menjadi ruang aman bagi pebalap muda untuk meningkatkan jam terbang.
“Kami ingin mereka matang lewat kompetisi, belajar dari tekanan balap, dan membangun mental juara secara bertahap,” jelasnya.
Kehadiran AHRT di kejuaraan nasional juga tetap dijaga. Sejumlah pebalap dijadwalkan tampil di Mandalika Racing Series bersama CBR series sebagai bagian dari pembinaan berjenjang.
Selain menjaga ritme balap, keikutsertaan di ajang nasional dinilai penting untuk mempertahankan kedekatan pebalap dengan atmosfer balap Indonesia.
Tak hanya di lintasan aspal, AHM juga melanjutkan komitmennya di balap off-road. Ivan Valrossi kembali dipercaya membawa bendera Astra Honda Racing Team di Kejurnas Motocross 250 musim 2026.
Langkah ini menegaskan bahwa pembinaan balap Honda mencakup berbagai disiplin, sekaligus membuka peluang prestasi di luar road race.
Sebagai bentuk dukungan global, logo “One Heart.” dan “Satu Hati.” kembali hadir di ajang balap dunia seperti MotoGP, WSBK, dan MXGP.
Pada musim MotoGP 2026, logo tersebut menghiasi RC213V milik Honda Racing Team serta racing suit Luca Marini dan Joan Mir.
AHM berharap semangat Satu Hati dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk berani bermimpi hingga ke level tertinggi balap motor dunia.fey

