Jetbus 5 Milik Adiputro Hadirkan 6 Varian di GIIAS 2023

Selain memproduksi Jetbus 5, pada usianya yang ke-50 tahun ini, Adiputro juga memperkenalkan tipe ROAMER Monocoque 4×4 yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan alat transportasi di kawasan pertambangan, khusus untuk mengangkut karyawan dan pekerja tambang.
“Pada umumnya, bus menggunakan sasis yang berbentuk space frame atau ladder frame. Namun pada bus Jetbus ROAMER Monocoque 4×4, bus tidak menggunakan sasis tetapi menggunakan rangka monokok. Dengan demikian, bodi bus lebih kokoh dan lebih mengutamakan keamanan,” ujar David.
Sebelumnya Adiputro telah mengeluarkan bus monokok ukuran medium dengan lantai yang rendah untuk transportasi para atlet di ASEAN Para Games Solo pada 2022.
Bus monokok ini telah melampaui uji rancang bangun dan uji tipe yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, sehingga bisa memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) resmi.
Dengan mempunyai STNK, maka pemerintah daerah akan mendapatkan pemasukan resmi, karena pemilik kendaraan akan membayar pajak STNK dan kir yang menambah pendapatan daerah.
Menurut David, selama ini sebagian besar kendaraan yang digunakan di kawasan pertambangan adalah bus yang dimodifikasi sendiri, bukan produksi original pabrik.
baca juga : klep jebol bisa berakibatkan fatal
Modifikasi dilakukan dengan mengubah penggerak roda 4×2 menjadi 4×4. Bus modifikasi ini sebenarnya tidak cocok untuk kawasan pertambangan yang memiliki medan yang sulit.
Sementara untuk Jetbus ROAMER Monocoque, penggerak roda 4×4 ini dibuat langsung di pabrik sehingga digaransi resmi oleh pabrik.
Sejalan dengan target pemerintah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, Adiputro juga telah membuat bus listrik.
Pembangunan bus listrik ini bekerja sama dengan negara yang telah berpengalaman membangun bus listrik.
“Di pameran ini kami juga menghadirkan bus listrik dengan ukuran 12 meter. Dengan demikian kami berharap dapat mendukung net zero emission atau ramah lingkungan,” kata David.jbc

