News

CIAAF 2025 Resmi Hadir di ICE BSD, Jembatan Pelaku UMKM Lokal dan 200 Brand Tiongkok

CIAAF 2025 Resmi Hadir di ICE BSD, Jembatan Pelaku UMKM Lokal dan 200 Brand Tiongkok
CIAAF 2025 Resmi Hadir di ICE BSD, Jembatan Pelaku UMKM Lokal dan 200 Brand Tiongkok

JADWALBALAP.COM, TANGERANG – Gelombang energi baru terasa memenuhi udara Jakarta saat CIAAF International Auto Accessories Expo 2025 resmi dibuka pada 12 Desember di ICE BSD Hall 3(12/12).

Sejak pintu hall pameran dibuka, pengunjung mulai mengalir: para profesional industri, pemilik workshop, distributor, hingga para penggemar otomotif yang ingin melihat lebih dekat arah perkembangan dunia aksesori kendaraan.

Suasana hiruk pikuk itu menjadi penanda besarnya antusiasme publik terhadap pameran yang menghadirkan lebih dari 200 perusahaan suku cadang otomotif dari Tiongkok.

Pameran ini diselenggarakan oleh PT Ecat International Indonesia, GUANGDONG CHAMBER OF COMMERCE OF IMPORTERS&EXPORTERS, Guangdong GW Holdings Group Co., Ltd, Federasi Koperasi Pedesaan Nasional, PERIKLINDO, Asosiasi Guangdong-Indonesia untuk Promosi Perdagangan, PPIT, dan unit lainnya.

Di balik kemegahan pameran yang digelar di Indonesia Convention Exhibition ini, tersimpan ambisi besar. Mengangkat tema “Revolusi Kehidupan Otomotif”, CIAAF 2025 ingin menunjukkan bahwa perkembangan industri otomotif tidak lagi sekadar soal mesin atau tampilan, tetapi perubahan cara hidup masyarakat, teknologi yang lebih cerdas, dan kolaborasi lintas negara yang semakin intens.

Berbagai produk dipamerkan: lampu depan inovatif, kaca film dengan teknologi terbaru, komponen mesin, sistem elektronik, hingga body parts. Semuanya diletakkan dalam display yang membuat pengunjung bisa mendekat, menyentuh, bahkan merasakan performanya.

Di tengah kerumunan, Ms. Catherine, pendiri dan presiden PT ECAT International Indonesia, berjalan menyapa tamu undangan. Baginya, pameran ini lebih dari sekadar ajang transaksi bisnis. Ia melihatnya sebagai wadah bagi dua negara :Indonesia dan Tiongkok untuk saling belajar dan memperkuat jaringan industri otomotif yang semakin kompetitif.

“Kami berharap pameran ini bisa mendorong perkembangan industri otomotif Indonesia dan membuka peluang baru bagi semua pelaku usaha,” ujarnya saat sesi pembukaan.

Salah satu sudut yang paling mencuri perhatian terletak di area interaktif. Di sini, para pengunjung berkumpul menyaksikan teknisi ahli memasang kaca film pada kendaraan secara langsung.

Prosesnya terlihat sederhana, namun keahlian tangan para teknisi sangat menentukan hasil akhir. Inilah bagian dari kompetisi film otomotif yang diadakan panitia bekerja sama dengan toko-toko kaca film lokal Indonesia serta perusahaan film asal Tiongkok.

CIAAF 2025 Resmi Hadir di ICE BSD, Jembatan Pelaku UMKM Lokal dan 200 Brand Tiongkok
CIAAF 2025 wadah bagi dua negara Indonesia dan Tiongkok memperkuat jaringan industri otomotif kompetitif.

Para teknisi dari kedua negara tampak saling mengamati teknik satu sama lain, sesekali bertukar pendapat, bahkan memperlihatkan trik kecil yang selama ini menjadi andalan mereka.

Bagi banyak pengunjung, kompetisi ini menjadi tontonan yang bukan hanya menarik, tetapi juga membuka wawasan tentang detail teknis yang jarang terlihat sehari-hari.

Para peserta kompetisi pun berkesempatan membawa pulang hadiah khusus dari penyelenggara, tetapi bagi sebagian besar dari mereka, kesempatan memperluas jaringan profesional dan berbagi pengalaman teknis adalah hadiah yang jauh lebih berarti.

Di hall utama, deretan booth perusahaan besar menarik perhatian dengan display futuristik yang memamerkan teknologi terbaru. Perusahaan-perusahaan tersebut menunjukkan keseriusan mereka untuk masuk dan memahami pasar Indonesia, pasar yang terus bertumbuh dan memiliki potensi besar dalam industri suku cadang otomotif.

Bagi pelaku bisnis lokal, pameran ini menjadi kesempatan untuk menemukan mitra baru, memperbarui katalog produk, atau sekadar memahami tren global yang mungkin akan membentuk industri beberapa tahun ke depan.

Gelaran CIAAF 2025 tidak hanya menunjukkan besarnya potensi pasar suku cadang di Indonesia, tetapi juga membuka jalan bagi hubungan bisnis yang lebih erat antara perusahaan-perusahaan Tiongkok dan Indonesia.

Di tengah hiruk pikuk percakapan bisnis, lampu-lampu pameran yang menyala terang, serta suara demonstrasi produk yang menggema di setiap sudut, pameran ini seperti panggung besar yang mempertemukan inovasi dan kesempatan.

Pameran ini akan berlanjut hingga 16 Desember. Saat acara mendekati penutupan, semangat yang terasa bukanlah akhir, melainkan awal dari kolaborasi dan peluang baru yang mungkin akan menjadi bagian dari perkembangan pesat industri otomotif Indonesia ke depan.

Seakan menjadi janji tak tertulis, banyak pengunjung dan peserta tampak sudah menantikan edisi tahun depan dengan harapan bahwa revolusi kehidupan otomotif yang diusung tahun ini akan tampil lebih kuat dan inspiratif lagi.fey