Buldozer Ribuan Busi Palsu, NGK Nyatakan Perang Produk Imitasi Ilegal

JADWALBALAP.COM, JAKARTA – Peredaran busi palsu kembali menjadi sorotan di industri otomotif nasional. Produk tiruan yang menyerupai busi NGK kian mudah ditemukan di pasaran, mulai dari toko daring hingga jalur distribusi tidak resmi.
Di balik harga yang lebih murah, busi palsu menyimpan risiko besar, bukan hanya bagi performa mesin, tetapi juga keselamatan pengendara.
PT Niterra Mobility Indonesia, produsen busi NGK di Indonesia, menilai kondisi ini sudah berada pada tahap mengkhawatirkan.
Perusahaan bersama investigator swasta dan aparat Kepolisian bahkan berhasil mengungkap jaringan pengedar busi palsu berskala besar di wilayah Jabodetabek sebagai bagian dari komitmen memberantas produk tiruan di pasar otomotif.
“Produk palsu bukan sekadar pelanggaran hukum. Dari sisi teknis, dampaknya sangat berbahaya bagi mesin dan pengendara,” ujar Diko Oktaviano, Aftermarket Technical Support, PT Niterra Mobility Indonesia.
Menurut Diko, busi memiliki peran vital dalam proses pembakaran mesin. Ketika kualitas busi tidak sesuai standar, pembakaran menjadi tidak sempurna dan memicu berbagai masalah, mulai dari performa menurun hingga potensi kerusakan mesin dalam jangka panjang.
“Busi palsu umumnya dibuat dari material di bawah standar. Percikan api tidak stabil dan daya tahannya rendah. Dalam kondisi tertentu, ini bisa menyebabkan mesin mati mendadak saat kendaraan sedang melaju,” jelasnya.
Dampak penggunaan busi palsu kerap kali tidak langsung disadari konsumen. Mesin terasa brebet, konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros, tenaga kendaraan menurun, hingga kendaraan sulit dihidupkan merupakan gejala yang paling sering ditemui.
Risiko tersebut semakin besar karena kemasan busi palsu kini dibuat sangat menyerupai produk asli, sehingga konsumen mudah tertipu, terutama saat membeli suku cadang melalui jalur nonresmi.
Sebagai bentuk keseriusan, PT Niterra Mobility Indonesia pada 16 Desember 2025 memusnahkan belasan ribu busi palsu hasil rangkaian investigasi yang dilakukan bersama pihak terkait.
Pemusnahan tersebut disaksikan langsung oleh aparat Kepolisian dan menjadi bagian dari langkah berkelanjutan untuk menekan peredaran busi palsu di Indonesia.
Selain penindakan, edukasi konsumen menjadi fokus utama. Perusahaan secara aktif melakukan kampanye digital maupun offline, monitoring pasar secara rutin, serta membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang menemukan dugaan busi palsu.
Perubahan kemasan produk juga dilakukan secara berkala agar keaslian busi NGK lebih mudah diidentifikasi.
“Kami mengimbau konsumen agar tidak tergiur harga murah. Busi memang terlihat sederhana, tetapi sangat menentukan kinerja dan keselamatan kendaraan,” kata Diko.
Untuk meminimalkan risiko, konsumen disarankan membeli busi NGK melalui NGK Official Store di berbagai platform e-commerce atau melalui bengkel dan toko suku cadang otomotif resmi yang telah dipercaya.
Dengan membeli di jalur resmi, konsumen tidak hanya mendapatkan produk asli, tetapi juga jaminan kualitas dan keamanan.
Melalui kolaborasi antara produsen, aparat penegak hukum, mitra distribusi, dan konsumen, PT Niterra Mobility Indonesia berharap pasar otomotif nasional dapat terbebas dari peredaran busi palsu, sehingga keselamatan dan kepercayaan pengendara tetap terjaga.fey

