News

Stellantis Akusisi 20% Leapmotor, Buka Jalur Global Kilat

Stellantis Akusisi 20% Leapmotor, Buka Jalur Global Kilat
Stellantis Akusisi 20% Leapmotor, Buka Jalur Global Kilat

JADWALBALAP.COM, JAKARTA – Industri kendaraan listrik global kembali memanas. Kali ini datang dari Tiongkok, lewat langkah agresif Leapmotor yang tak lagi sekadar bermain di pasar domestik. Pabrikan kendaraan listrik pintar ini kini mulai serius menantang dominasi global, dan mereka tidak melakukannya sendirian.

Masuknya Stellantis sebagai mitra strategis menjadi titik balik penting. Dengan investasi senilai €1,5 miliar untuk mengakuisisi sekitar 20% saham Leapmotor, Stellantis tidak hanya menanam modal, tetapi juga membuka pintu distribusi global yang selama ini sulit ditembus oleh brand baru.

Melalui pembentukan Leapmotor International, Stellantis bahkan memegang kendali mayoritas sebesar 51% serta hak eksklusif dalam mengelola ekspor, distribusi, hingga potensi produksi kendaraan Leapmotor di luar wilayah Greater China.

Artinya, jaringan global Stellantis yang mencakup berbagai pasar utama dunia akan menjadi jalur cepat bagi Leapmotor untuk naik kelas.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Secara performa, Leapmotor memang sedang berada di momentum terbaiknya. Sepanjang 2025, pabrikan ini mencatatkan pengiriman global sebanyak 596.555 unit, melonjak hingga 103 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan pada Desember saja, angka distribusi mencapai 60.423 unit, indikasi jelas bahwa tren pertumbuhan mereka belum melambat.

Lebih menarik lagi, Leapmotor bukan sekadar pemain volume. Sejak berdiri pada 2015, mereka mengusung pendekatan berbeda dengan mengembangkan sekitar 65 persen komponen kendaraan secara in house.

Mulai dari sistem penggerak listrik, perangkat lunak otomotif, hingga teknologi intelligent driving dan smart cockpit, semuanya dirancang untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang efisien sekaligus cerdas.

Hasilnya mulai terlihat. Leapmotor sukses menempatkan diri sebagai brand NEV start up nomor satu di Tiongkok pada 2025, sebuah pencapaian yang tidak bisa dipandang sebelah mata di pasar paling kompetitif di dunia saat ini.

Di sisi produk, agresivitas mereka juga semakin terasa. Platform terbaru LEAP 3.5 menjadi fondasi bagi lini model baru, mulai dari SUV B10, sedan B01, coupe Lafa5 yang dikenal sebagai B05 secara global, hingga A10 atau B03X.

Tidak ketinggalan, Leapmotor juga memberi gambaran masa depan lewat konsep flagship SUV segmen E, D19, sebuah sinyal bahwa mereka siap bermain di kelas yang lebih premium.

Kolaborasi dengan Stellantis membuat peta persaingan semakin menarik. Jika sebelumnya brand Tiongkok sering terkendala distribusi dan persepsi global, kini hambatan tersebut mulai runtuh.

Dengan dukungan salah satu grup otomotif terbesar dunia, Leapmotor berpotensi menjadi salah satu kekuatan baru yang tidak bisa diabaikan.

Pertanyaannya sekarang, seberapa cepat mereka bisa mengubah momentum ini menjadi dominasi nyata di pasar global. Satu hal yang pasti, balapan kendaraan listrik dunia baru saja memasuki lap yang jauh lebih kompetitif.fey