Sekarang Trans Bahagia Jambi Pakai Bus Listrik Gratis

JADWALBALAP.COM. JAMBI – Kota Jambi resmi memulai uji coba dua unit bus listrik medium pada Rabu (28/5), hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Jambi dan PT Kalista Nusa Armada (KALISTA) melalui anak usahanya, PT Kalista Soter Hastia. Peluncuran dilakukan di Terminal Rawasari dan dihadiri oleh sejumlah pejabat nasional dan daerah.
Uji coba ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi dalam mewujudkan transportasi publik yang ramah lingkungan. Dua unit bus listrik tersebut akan beroperasi selama tiga bulan hingga 27 Agustus 2025.
Bus yang digunakan merupakan unit medium merek SAG berukuran 6 dan 7 meter. Masing-masing memiliki kapasitas 23 dan 27 penumpang.
Bus 6 meter menggunakan baterai 90,24 kWh dengan jarak tempuh hingga 122 km dan waktu pengisian 55 menit.
Sementara bus 7 meter dilengkapi baterai 127,7 kWh, jarak tempuh maksimal 105 km, dan waktu pengisian 80 menit dengan fast charger 100 kW.
Selama uji coba, bus akan melayani rute Terminal Rawasari–Terminal Alam Barajo via Simpang Kawat dan Jamtos. Jarak perjalanan mencapai 12 km dengan durasi tempuh sekitar 40 menit.
Tarif yang dikenakan selama masa uji coba adalah Rp 0 atau gratis. Kedua bus dijadwalkan menempuh jarak hingga 154 km per hari.
Direktur Utama KALISTA, Albert Aulia Ilyas, menyatakan bahwa pihaknya tidak hanya menyediakan unit kendaraan, tetapi juga infrastruktur pengisian daya dan tim teknis untuk mendukung kelancaran operasional.
“Kami memasang satu unit charging station berkapasitas 120 kW di Terminal Rawasari dan menempatkan SDM serta teknisi untuk pemeliharaan selama masa uji coba,” ujarnya.
Uji coba ini menjadi bagian dari program Trans Bahagia, sistem transportasi publik yang diinisiasi Pemerintah Kota Jambi. Program ini ditujukan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi dan meningkatkan kualitas udara di kota.
Wali Kota Jambi, dr. Maulana, menyebut langkah ini sebagai komitmen menuju masa depan transportasi yang lebih berkelanjutan.
“Kami ingin menghadirkan transportasi publik yang bersih, nyaman, dan modern. Ini adalah pondasi awal transformasi transportasi di Jambi,” katanya.
Selama tiga bulan ke depan, Pemkot Jambi bersama KALISTA akan mengevaluasi performa operasional bus berdasarkan sejumlah indikator seperti efisiensi energi, jarak tempuh, biaya operasional, serta jumlah penumpang.
Hasil evaluasi ini akan dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan lebih lanjut transportasi publik berbasis listrik di wilayah tersebut.fey

