Last Dance Jerez, Apakah Aldi Bisa Maksimal?

JADWALBALAP.COM, SPANYOL – Aldi Satya Mahendra kembali ke Sirkuit Jerez, Spanyol, dengan membawa kenangan manis yang menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan kariernya.
Setelah melewati akhir pekan yang sulit di Estoril, Portugal, pebalap binaan Yamaha Racing Indonesia itu bertekad bangkit dan menutup musim World Supersport 2026 dengan hasil positif pada seri pamungkas akhir pekan ini.
Aldi mengalami nasib kurang beruntung saat menjalani dua balapan di Estoril. Pada race pertama putaran ke-11, ia mengawali lomba dari posisi ke-23 dan kesulitan menembus barisan depan hingga akhirnya finis di urutan ke-16.
Peluang meraih hasil lebih baik terbuka pada race kedua. Memulai balapan dari posisi yang sama, pebalap AS BLU CRU Racing Team itu langsung melesat ke urutan ke-12, bahkan sempat menembus posisi ke-10. Namun, insiden yang melibatkan pebalap lain memicu keluarnya red flag dan membuat balapan dihentikan sementara.

Saat balapan diulang, Aldi memulai dari posisi ke-10 dan tampil impresif dalam persaingan memperebutkan podium. Ia bahkan sempat naik ke posisi kedua sebelum terjatuh ketika lomba menyisakan dua lap. Insiden tersebut membuatnya gagal menyelesaikan balapan dan berakhir tanpa tambahan poin.
Hasil di Estoril menjadi tantangan tersendiri bagi Aldi untuk bangkit pada seri terakhir. Namun, Jerez menyimpan kenangan istimewa yang bisa menjadi sumber motivasi.
Di sirkuit inilah ia memastikan gelar juara dunia World Supersport 300 pada 2024. Pada tahun yang sama, Aldi juga meraih penghargaan Best Male Winner dan Best Individual Performance Supersport 300 dalam FIM Intercontinental Games (FIM ICG) di Jerez.
Sementara itu, pada World Supersport 2025 di Jerez, Aldi tidak tampil karena masih menjalani pemulihan cedera. Kini, ia kembali dengan tekad memanfaatkan setiap peluang untuk meraih poin dan memperbaiki posisi di klasemen akhir.
“Kembali ke Jerez memberikan feeling positif dan menyemangati saya untuk memaksimalkan performa. Race terakhir ini menjadi kesempatan mendapatkan poin optimal agar memperbaiki peringkat di klasemen akhir. Saya akan berjuang menyelesaikan musim ini dengan fokus sepenuhnya,” ungkap Aldi.
Saat ini, Aldi menempati peringkat ke-12 klasemen sementara dengan koleksi 132 poin. Satu seri tersisa menjadi kesempatan terakhir baginya untuk menambah perolehan poin sekaligus menutup musim dengan hasil yang lebih baik.
Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, menilai berbagai perubahan yang dilakukan Aldi bersama tim sepanjang musim telah memberikan manfaat bagi peningkatan performa. Seri pamungkas di Jerez pun menjadi momentum untuk memaksimalkan hasil setelah melalui berbagai tantangan.
“Musim World Supersport 2026 akan selesai. Aldi Satya Mahendra dan tim sudah melakukan banyak perubahan yang sangat bermanfaat untuk improvement. Tiba seri terakhir yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh hasil lebih baik dengan poin tambahan signifikan. Jerez tempat Aldi Satya Mahendra mencetak sejarah melalui titel juara dunia World Supersport 300 tahun 2024. Kami berharap ini akan memotivasinya dengan perolehan positif untuk menutup musim dengan berkesan,” tutur Wahyu.
Dengan kenangan gelar juara dunia yang pernah diraihnya di Jerez, Aldi kini berpeluang mengubah pengalaman pahit di Estoril menjadi motivasi untuk mengakhiri musim World Supersport 2026 dengan hasil yang membanggakan.fey

